Kondisi Fisik Menurun Saat Momen Krusial, Sinner Tersingkir Dari Roland Garros

Author: Redaksi Android62

Jannik Sinner harus menelan hasil pahit di Roland Garros setelah langkahnya terhenti lebih cepat dari perkiraan. Petenis nomor satu dunia itu kalah dalam lima set dari Juan Manuel Cerundolo, meski sempat membuka laga dengan cukup baik dan memegang kendali di beberapa fase pertandingan.

Kekalahan dengan skor 3-6, 2-6, 7-5, 6-1, 6-1 itu langsung memutus ambisi Sinner untuk meraih gelar Roland Garros pertamanya. Hasil tersebut juga membuat upayanya melengkapi Grand Slam karier tertahan, padahal ekspektasi terhadap dirinya sedang tinggi.

Fisik yang menurun saat laga memasuki fase penting

Setelah pertandingan, Sinner tidak menutupi bahwa kondisi fisiknya tidak berada di level terbaik. Ia mengaku sempat merasa tidak enak badan di lapangan dan kesulitan menjaga ritme permainan ketika duel mulai memasuki momen krusial.

“Saya merasa tidak enak badan di lapangan, tetapi hal itu bisa terjadi. Saya berada di posisi yang bagus di set ketiga. Saya tidak bisa menyelesaikannya dengan servis. Kemudian saya cukup kesulitan,” kata Sinner, dikutip dari situs resmi Roland Garros.

Pengakuan itu menjelaskan perubahan arah pertandingan yang terjadi setelah set ketiga. Sinner sempat berada dalam posisi yang menjanjikan, tetapi kegagalan menuntaskan momentum dengan servis membuka jalan bagi lawannya untuk mengambil alih permainan.

Cerundolo tetap stabil sampai akhir

Di sisi lain, Juan Manuel Cerundolo tampil rapi pada saat lawannya mulai goyah. Sinner sendiri memberi apresiasi penuh atas performa petenis Argentina tersebut, terutama karena Cerundolo mampu menjaga level permainan hingga poin terakhir.

“Selamat untuknya. Saya tidak ingin mengurangi pujian untuknya. Dia memainkan pertandingan yang sangat solid, terutama di akhir, dan itulah olahraga,” ucap Sinner.

Cerundolo memanfaatkan penurunan performa Sinner dengan efektif. Setelah tertinggal dua set awal, ia bangkit dan terus menekan hingga menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan.

Rekor kemenangan beruntun ikut terhenti

Hasil ini juga menghentikan rekor 30 kemenangan beruntun Sinner, yang sebelumnya menjadi catatan terbaik dalam kariernya. Modal tersebut sempat membuat banyak pihak menaruh harapan besar, apalagi ia datang ke turnamen Grand Slam dengan status petenis nomor satu dunia.

Namun, kondisi di lapangan berjalan jauh dari skenario ideal bagi Sinner. Ia menyebut ada banyak hal yang terjadi bersamaan dan menguras energinya selama pertandingan, sehingga ia tidak berada dalam kondisi sempurna.

“Saya pikir, secara umum, banyak hal yang terjadi bersamaan. Tetapi Anda tahu, ini bisa terjadi. Biasanya di turnamen Grand Slam, ada beberapa hari di mana Anda merasa tidak dalam kondisi sempurna. Dan hari ini adalah salah satunya,” ujar Sinner.

Kekalahan ini menjadi pengingat bahwa di level tertinggi tenis, situasi bisa berubah cepat hanya dalam beberapa set. Sinner sempat memegang kendali, tetapi penurunan fisik dan ketahanan Cerundolo mengubah jalannya laga sepenuhnya.

Source: bola.bisnis.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru