Korban Tewas Kecelakaan Pantura Indramayu Jadi 12 Orang, Enam Luka Masih Dirawat

Jumlah korban meninggal dalam kecelakaan maut di Jalur Pantura Indramayu kini mencapai 12 orang. Enam korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit setelah benturan melibatkan tiga kendaraan di wilayah Lohbener.

Data kepolisian menunjukkan korban jiwa bertambah setelah penanganan medis berlangsung usai kejadian. Pada awalnya, tiga orang dinyatakan meninggal di lokasi, tetapi beberapa korban lain yang sempat dirawat kemudian ikut meninggal dunia.

Rombongan Gran Max Berisi 18 Orang

Kecelakaan bermula saat Daihatsu Gran Max yang membawa rombongan pulang dari acara pernikahan hendak memutar arah. Saat bersamaan, kendaraan itu ditabrak dari belakang oleh truk Hino wing box hingga terdorong ke jalur berlawanan.

Dari arah sebaliknya, truk lain datang dan tabrakan susulan tak terhindarkan. Satlantas Polres Indramayu menyebut kendaraan yang terlibat terdiri dari Daihatsu Gran Max, truk Hino wing box, dan truk Hino losbak.

Data Korban Sementara

Mobil Gran Max tersebut mengangkut 18 orang, terdiri dari 17 penumpang dan satu pengemudi. Pengemudi bernama Warkidi juga menjadi salah satu korban meninggal setelah sempat mendapatkan perawatan.

Lokasi PerawatanJumlah Korban MeninggalKeterangan
RS Bhayangkara8Data korban meninggal yang tercatat kepolisian
RS Mitra Plumbon Widasari4Data korban meninggal yang tercatat kepolisian

Enam korban luka yang masih dirawat adalah Bayu, Jessica, Wandi, Olivia, Komala, dan Sabah. Kepolisian menyebut pendalaman kasus masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti dan tanggung jawab hukum pihak-pihak yang terlibat.

Daftar Korban Meninggal

Nama-nama korban jiwa yang disebut kepolisian ialah Yunah, Mohamad Ikbal, Karsnih, Sawen, Sinta, Ayu, Sanerah, Idah, Riyantoni, Atsal Albara, Warkidi, dan Tamara.

Media Indonesia melaporkan, insiden ini terjadi pada Minggu (12/7) siang dan kembali menjadi perhatian setelah jumlah korban meninggal bertambah pada Senin (13/7). Kondisi di lokasi kejadian menunjukkan kerasnya benturan yang terjadi di jalur Pantura Indramayu.

Source: mediaindonesia.com
Berita Terkait