Kredit Mandiri Non KUR Tembus Rp1,5 Miliar Tanpa Agunan, Angsurannya Bisa Lebih Ringan

Kredit Serbaguna Mandiri atau KSM menjadi salah satu pilihan pinjaman konsumtif yang paling menonjol karena menawarkan plafon hingga Rp1,5 miliar tanpa agunan fisik. Skema ini juga dirancang dengan tenor panjang sampai 15 tahun sehingga cicilan bulanan bisa dibuat lebih ringan bagi nasabah berpenghasilan tetap.

Produk pinjaman non KUR ini menyasar kebutuhan personal, bukan pembiayaan usaha. Dana yang diperoleh dapat digunakan untuk renovasi rumah, biaya pendidikan, kebutuhan kesehatan, persiapan pernikahan, hingga pengeluaran keluarga lainnya.

Sasaran utama nasabah bergaji tetap

KSM paling relevan bagi aparatur sipil negara dan kelompok pekerja tertentu yang memiliki aliran gaji rutin. Segmen yang paling dibidik adalah PNS dan PPPK karena keduanya memiliki penghasilan tetap dan lebih mudah diverifikasi.

Selain itu, fasilitas ini juga terbuka untuk TNI/Polri, pegawai BUMN, pegawai BUMD, hingga karyawan swasta tertentu. Syarat pentingnya adalah penggajian harus melalui Bank Mandiri karena status payroll menjadi bagian utama dalam penilaian pengajuan.

Tanpa agunan fisik, tetapi tetap melalui evaluasi kredit

Meski tidak mewajibkan sertifikat rumah atau BPKB kendaraan, persetujuan KSM tidak diberikan secara otomatis. Bank tetap menilai kelayakan kredit, kemampuan bayar, serta kelengkapan administrasi sebelum menentukan hasil pengajuan.

Fasilitas ini menempatkan sistem payroll sebagai pembeda dari pinjaman konsumtif lain. Dengan gaji yang masuk langsung ke rekening Bank Mandiri, profil penghasilan nasabah lebih mudah diperiksa oleh bank.

Dokumen yang perlu disiapkan

Pengajuan KSM membutuhkan dokumen administratif yang cukup standar. Calon pemohon perlu menyiapkan e-KTP, NPWP, slip gaji terbaru, SK pengangkatan sebagai PNS atau PPPK, serta rekening payroll aktif di Bank Mandiri.

Kelengkapan dokumen tersebut dipakai untuk memeriksa identitas, status kepegawaian, kemampuan bayar, dan kesesuaian dengan ketentuan kredit. Rekening gaji aktif juga penting karena berkaitan langsung dengan mekanisme pembayaran angsuran.

Simulasi cicilan yang sering jadi perhatian

Untuk kebutuhan personal, plafon Rp100 juta menjadi nominal yang banyak dilirik karena dianggap cukup besar namun masih relatif fleksibel bagi peminjam bergaji tetap. Pada tenor 3 tahun, cicilan diperkirakan berada di kisaran Rp3,2 juta hingga Rp3,5 juta per bulan.

Jika tenor diperpanjang menjadi 5 tahun, angsuran turun ke sekitar Rp1,7 juta hingga Rp2,0 juta per bulan. Pada tenor 10 tahun, cicilan diperkirakan sekitar Rp1,0 juta hingga Rp1,2 juta per bulan, sedangkan tenor 15 tahun berada di kisaran Rp800 ribu hingga Rp1,0 juta per bulan.

Promo yang ikut menguatkan daya tarik

KSM juga disebut kembali diperkuat lewat promo KSM Spesial Hoki 2026 pada Februari 2026. Program ini ditujukan untuk memberi kemudahan pengajuan, terutama bagi nasabah payroll Bank Mandiri.

Simulasi di atas memakai asumsi bunga efektif yang kompetitif, tetapi angka akhirnya tetap dapat berubah. Besarnya angsuran dipengaruhi profil kredit pemohon, kebijakan bunga yang sedang berjalan, serta komponen biaya administrasi dan asuransi.

Dengan plafon tinggi, tenor panjang, dan pengajuan tanpa agunan fisik, KSM diposisikan sebagai opsi pembiayaan konsumtif untuk kebutuhan rumah tangga yang membutuhkan dana cepat dan terukur. Bagi nasabah payroll yang ingin menjaga arus kas bulanan tetap ringan, tenor panjang menjadi salah satu alasan utama fasilitas ini kembali dilirik.

Berita Terkait