Label Sehat Tak Jaminan Aman, 7 Produk Ini Ternyata Bisa Mengandung Pemanis Buatan

Author: Redaksi Android62

Banyak produk yang terlihat sehat ternyata tidak selalu bebas dari pemanis buatan. Klaim seperti “tanpa tambahan gula”, “rendah gula”, atau “bebas gula” memang terdengar meyakinkan, tetapi bahan di dalamnya tetap perlu diperiksa dengan teliti.

Masalahnya, pemanis non-gula sering dipakai agar rasa manis tetap ada tanpa menambah gula biasa. Karena itu, label kemasan tidak bisa dijadikan satu-satunya patokan saat memilih makanan atau minuman yang dikira lebih aman untuk pola makan sehat.

Produk susu dan camilan sehat yang sering mengecoh

Yogurt rendah gula menjadi salah satu contoh yang paling sering dipilih orang karena dianggap praktis dan menyehatkan. Namun, pada beberapa produk, rasa manisnya justru datang dari sukralosa atau aspartam, bukan dari gula biasa.

Spesialis pengobatan fungsional Melissa Young, MD, menilai yogurt bergula maupun yogurt dengan pemanis buatan sama-sama tidak ideal untuk kesehatan. Ia juga menekankan bahwa jika harus dibandingkan, pemanis buatan justru dinilai lebih berisiko daripada gula.

Keju cottage dengan varian rasa juga masuk daftar yang patut diperhatikan. Produk ini kerap mengandung pemanis buatan dalam jumlah yang tidak sedikit, sementara kadar pemanisnya tidak selalu ditampilkan secara jelas di label.

Minuman dan makanan tinggi klaim sehat, tetapi komposisinya belum tentu sederhana

Minuman protein kini banyak diminati karena identik dengan kebugaran dan gaya hidup aktif. Meski demikian, sejumlah produk di kategori ini mengandung sukralosa, dan ada pula yang masih menambahkan sirup jagung fruktosa tinggi.

Dr. Young mengingatkan bahwa makanan atau minuman manis sebaiknya hanya dikonsumsi sesekali. Ia menegaskan bahwa pemanis buatan tidak otomatis mengubah produk yang kurang sehat menjadi pilihan yang baik.

Protein bar juga sering tampil sebagai camilan praktis yang tampak cocok untuk orang sibuk. Namun, banyak produk seperti ini justru memakai pemanis buatan agar rasa tetap manis tanpa menambah gula biasa.

Roti diet dan produk rendah lemak ikut masuk kelompok yang perlu dicermati. Dr. Young menjelaskan bahwa pemanis buatan bisa mendorong keinginan untuk mengonsumsi makanan manis lebih banyak, sebab konsumen merasa sudah memilih produk yang lebih sehat.

Bahan pengganti gula juga muncul di produk harian

Saus pasta dengan label rendah gula atau tanpa tambahan gula tidak selalu benar-benar bebas pemanis buatan. Pada beberapa produk, bahan pengganti gula tetap dipakai untuk menjaga rasa agar tetap menarik bagi konsumen.

Dr. Young menilai mengganti gula dengan pemanis buatan tidak selalu memberi manfaat kesehatan seperti yang diharapkan. Jika dikonsumsi terus-menerus, pilihan semacam ini juga bisa membawa dampak yang kurang baik.

Permen karet bebas gula pun sering luput dari perhatian. Pemanis seperti sorbitol dan xylitol lazim digunakan untuk memberi rasa manis tanpa gula biasa.

Dokter-ilmuwan Stanley Hazen, MD, PhD, menyebut penelitiannya menunjukkan bahwa peningkatan kadar xylitol dalam darah dapat memicu aktivitas trombosit yang lebih tinggi. Kondisi ini dikaitkan dengan meningkatnya risiko gangguan kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan stroke.

Label kemasan tetap perlu dibaca satu per satu

Deretan produk yang tampak sehat tidak selalu benar-benar aman hanya karena kemasannya terlihat meyakinkan. Karena itu, daftar komposisi menjadi bagian yang penting untuk diperiksa sebelum membeli makanan kemasan.

Pemeriksaan label membantu konsumen melihat apakah produk benar mengandung pemanis buatan, terutama pada makanan dan minuman yang memakai klaim rendah gula, tanpa tambahan gula, atau cocok untuk diet. Kebiasaan ini membuat pilihan makan jadi lebih cermat, tanpa terjebak pada kesan sehat yang hanya muncul dari tampilan luar kemasan.

Source: www.beautynesia.id
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru