Philips LED UltraBright resmi hadir di Indonesia dengan klaim 40% lebih terang dibanding lampu LED biasa. Di saat rumah makin sering dipakai untuk bekerja, belajar, memasak, dan berkumpul, kebutuhan akan pencahayaan yang kuat tetapi tetap nyaman jadi semakin penting.
Signify menempatkan produk ini sebagai jawaban untuk rumah modern yang menuntut lampu bukan sekadar terang. Perusahaan melihat konsumen kini mencari kombinasi yang lebih lengkap, mulai dari kenyamanan di mata, efisiensi energi, daya tahan, hingga jaminan garansi yang jelas.
Rumah butuh lampu yang lebih fungsional
Perubahan fungsi rumah menjadi salah satu alasan utama di balik kehadiran Philips UltraBright. Rumah kini tidak lagi hanya menjadi tempat beristirahat, tetapi juga ruang untuk aktivitas harian yang beragam dan sering berlangsung dalam waktu lama.
President Director Signify Commercial Indonesia Dedy Bagus Pramono mengatakan perubahan kondisi global dan ekonomi ikut memengaruhi cara konsumen memilih produk pencahayaan. Menurut dia, rumah sekarang menjadi pusat berbagai aktivitas sehingga lampu yang dipakai juga harus lebih fungsional.
Untuk membaca kebutuhan itu, Signify melakukan survei dan diskusi kelompok terarah di lebih dari empat kota di Indonesia. Hasilnya menunjukkan bahwa konsumen tidak berhenti pada pencarian cahaya terang, melainkan juga memperhatikan rasa nyaman saat lampu digunakan sehari-hari.
Dua tipe konsumen yang dipetakan Signify
Dari riset tersebut, Signify membagi konsumen Indonesia ke dalam dua kelompok besar. Kelompok pertama adalah Comfort Seekers, yaitu pengguna yang mengutamakan kenyamanan rumah lewat pencahayaan berkualitas dan cenderung terbuka pada teknologi baru.
Kelompok kedua adalah Pragmatists, yakni konsumen yang lebih fokus pada efisiensi, ketahanan produk, dan penghematan biaya listrik. Meski berbeda pendekatan, keduanya sama-sama menempatkan kenyamanan visual sebagai pertimbangan penting saat memilih lampu.
Temuan itu memperkuat arah pengembangan UltraBright. Produk ini dirancang untuk menjawab kebutuhan rumah yang aktif, tetapi tetap menghindarkan mata dari rasa silau saat pencahayaan digunakan dalam jangka lama.
Dua model, banyak pilihan warna dan ukuran
Philips UltraBright tidak hanya hadir dalam satu bentuk. Signify menghadirkannya dalam dua model, yaitu lampu bulb dan downlight Philips Meson UltraBright.
Varian warnanya juga dibuat beragam agar pengguna bisa menyesuaikan dengan karakter ruangan. Pilihannya meliputi warm white, neutral white 4.000 Kelvin, dan cool daylight.
Untuk model downlight, Philips Meson UltraBright tersedia dalam beberapa ukuran dan daya. Pilihannya dimulai dari 5 watt hingga 24 watt, dengan ukuran 2,5 inci sampai 7 inci.
Terang, hemat, dan tetap nyaman di mata
Kombinasi utama yang ditekankan pada produk ini adalah terang yang tinggi tetapi tidak mengorbankan kenyamanan. Philips UltraBright dibekali teknologi EyeComfort yang dirancang agar cahaya tetap nyaman di mata meski tingkat kecerahannya besar.
Dari sisi ketahanan, produk ini diklaim memiliki usia pakai hingga 30.000 jam. Garansi yang disertakan juga disebut mencapai tiga tahun, sehingga nilai pakainya semakin diperkuat untuk penggunaan rumah tangga.
Selain itu, Philips UltraBright meraih label bintang 5 untuk hemat energi dari pemerintah. Efikasinya disebut mencapai 160 lumen per watt, yang menegaskan posisinya sebagai lampu yang tidak hanya terang, tetapi juga efisien.
Desain dan arah pengembangan produk
Secara fisik, lampu ini memakai desain teardrop. Signify menyebut bentuk tersebut dipadukan dengan sistem pengelolaan panas khusus agar lampu tetap awet dan mampu menghasilkan cahaya terang secara stabil dalam jangka panjang.
Head of Marketing Consumer Signify Commercial Indonesia Burhan Noor Sahid mengatakan produk ini dikembangkan langsung dari insight konsumen Indonesia. Ia juga menyebut Indonesia menjadi negara pertama peluncuran produk tersebut.
Menurut Burhan, tantangan pengembangannya bukan cuma membuat lampu lebih terang. Kecerahan tinggi harus tetap diimbangi kenyamanan visual supaya cocok dipakai dalam aktivitas harian di rumah.
Dengan kebutuhan rumah yang makin luas fungsinya, pencahayaan kini ikut bergeser dari sekadar soal watt dan harga. Kenyamanan mata, efisiensi energi, daya tahan, dan garansi mulai menjadi faktor yang sama pentingnya bagi banyak konsumen di Indonesia.
Source: inet.detik.com





