Di kelas harga 5 jutaan, masih ada laptop ASUS yang cukup masuk akal untuk editor pemula. Kuncinya ada pada kombinasi SSD, RAM 8GB, dan prosesor yang tidak terlalu tertinggal, karena tiga hal itu sangat menentukan kelancaran saat membuka proyek video dan berpindah antar aplikasi.
Untuk kebutuhan editing ringan, beberapa model di lini VivoBook dan A-series masih menawarkan performa yang layak. Pilihan ini memang bukan untuk pekerjaan berat, tetapi cukup membantu pengguna yang baru belajar mengolah video agar tetap nyaman bekerja.
ASUS VivoBook Go 14 menjadi salah satu opsi yang menarik karena menggabungkan mobilitas dan respons yang cukup baik. Laptop ini memakai AMD Ryzen 3 dan RAM 8GB LPDDR5, sehingga masih sanggup menangani pekerjaan kantor sekaligus editing ringan.
Kombinasi tersebut membuat perangkat ini relevan bagi pengguna yang butuh laptop ringkas tanpa harus langsung naik ke kelas harga yang lebih tinggi. Untuk editor pemula, dukungan RAM dan prosesor ini memberi ruang kerja yang lebih tenang saat menjalankan aplikasi produktivitas.
2. ASUS A509FA
ASUS A509FA cocok untuk kebutuhan dasar hingga menengah. Model ini dibekali layar besar dan penyimpanan SSD, sehingga masih nyaman dipakai untuk kerja harian, streaming, dan tugas ringan lainnya.
Meski tidak dirancang khusus untuk editing berat, keberadaan SSD membuat respons perangkat tetap terasa lebih sigap. Itu penting bagi pengguna yang sering membuka banyak file sekaligus dalam aktivitas sehari-hari.
ASUS VivoBook 14 N4020 hadir dengan RAM 8GB dan penyimpanan SSD hingga 512GB. Laptop ini cocok untuk browsing, mengetik, dan editing dasar, sementara layar Full HD 14 inci membuat tampilan visual terasa lebih nyaman.
Untuk pengguna yang mulai belajar merapikan klip sederhana atau membuat potongan video ringan, spesifikasi ini masih bisa diandalkan. Kapasitas penyimpanan yang lega juga memberi ruang lebih besar untuk menyimpan file proyek.
4. ASUS VivoBook 14 AMD Ryzen 3
Bagi yang ingin mulai lebih serius belajar editing foto atau video ringan, ASUS VivoBook 14 AMD Ryzen 3 bisa menjadi pilihan yang lebih ideal. Dukungan AMD Ryzen 3 dan Radeon Graphics membantu rendering sederhana berjalan lebih stabil.
Laptop ini juga dibekali color gamut 45% NTSC, yang memberi dukungan visual cukup untuk kebutuhan kreatif awal. Dengan bekal itu, pengguna pemula mendapatkan kombinasi yang lebih seimbang antara performa dan tampilan.
ASUS VivoBook 15 menawarkan layar 15,6 inci yang lebih lega untuk pengguna yang sering bekerja dengan tampilan luas. Prosesor Intel Core i3 generasi 10 di dalamnya masih cukup untuk multitasking harian dan aplikasi produktivitas.
Ukuran layar yang lebih besar membuat perangkat ini nyaman untuk membuka timeline atau mengerjakan beberapa jendela sekaligus. Bagi sebagian pengguna, kenyamanan visual seperti ini bisa menjadi nilai tambah yang terasa langsung saat bekerja.
Spesifikasi yang paling perlu diperhatikan
Untuk editor pemula, layar, penyimpanan, dan prosesor menjadi faktor yang paling terasa dalam pemakaian harian. Kombinasi RAM 8GB dan SSD membuat laptop lebih sigap saat membuka file proyek dan menjalankan aplikasi secara bersamaan.
Di antara pilihan yang ada, AMD Ryzen 3 dan Intel Core i3 generasi 10 muncul sebagai opsi yang paling masuk akal untuk kebutuhan editing ringan. Sementara itu, penyimpanan SSD memberi keuntungan karena proses baca-tulis data terasa lebih cepat dibandingkan perangkat yang masih lambat di sisi penyimpanan.
| Model | Spesifikasi Utama | Kisaran Harga Baru | Kisaran Harga Bekas |
|---|---|---|---|
| ASUS VivoBook Go 14 | AMD Ryzen 3, RAM 8GB LPDDR5 | Rp5.900.000 – Rp6.700.000 | Rp4.500.000 – Rp5.900.000 |
| ASUS A509FA | Layar besar, SSD | Rp4.395.000 – Rp5.695.000 | Rp3.300.000 – Rp4.700.000 |
| ASUS VivoBook 14 N4020 | RAM 8GB, SSD hingga 512GB, layar Full HD 14 inci | Rp4.900.000 – Rp5.200.000 | Rp2.900.000 – Rp3.500.000 |
| ASUS VivoBook 14 AMD Ryzen 3 | AMD Ryzen 3, Radeon Graphics, color gamut 45% NTSC | Rp5.900.000 – Rp6.700.000 | Rp4.500.000 – Rp5.300.000 |
| ASUS VivoBook 15 | Layar 15,6 inci, Intel Core i3 generasi 10 | Rp4.900.000 – Rp6.999.000 | Rp3.200.000 – Rp4.000.000 |
Dari sisi harga, ASUS VivoBook 14 N4020 berada di kisaran Rp4.900.000 hingga Rp5.200.000 untuk unit baru. ASUS A509FA tercatat di kisaran Rp4.395.000 hingga Rp5.695.000, sedangkan ASUS VivoBook 15 berada di rentang Rp4.900.000 hingga Rp6.999.000.
Untuk opsi lain, ASUS VivoBook Go 14 dijual pada kisaran Rp5.900.000 hingga Rp6.700.000. ASUS VivoBook 14 AMD Ryzen 3 juga berada di kisaran Rp5.900.000 hingga Rp6.700.000, sehingga keduanya masih memberi pilihan bagi pengguna yang ingin menyesuaikan budget tanpa langsung lompat ke kelas harga yang lebih tinggi.
Pada pasar bekas, ASUS VivoBook 14 N4020 berada di kisaran Rp2.900.000 hingga Rp3.500.000. ASUS A509FA ada di kisaran Rp3.300.000 hingga Rp4.700.000, sementara ASUS VivoBook 15 tercatat Rp3.200.000 hingga Rp4.000.000.
ASUS VivoBook 14 AMD Ryzen 3 berada di kisaran Rp4.500.000 hingga Rp5.300.000 untuk unit bekas. ASUS VivoBook Go 14 ada di kisaran Rp4.500.000 hingga Rp5.900.000, sehingga tetap menarik bagi pembeli yang ingin menekan anggaran tetapi masih mengejar laptop yang cukup responsif.
Pada akhirnya, pilihan yang paling aman tetap bergantung pada kebutuhan pengguna. Untuk editing video ringan, laptop dengan Ryzen 3 atau Core i3 dan SSD masih menjadi kombinasi yang paling masuk akal di kelas ini.
Source: pemmzchannel.com






