Laptop Bekas Rp 1 Jutaan Yang Masih Layak Buat Tugas Dan Zoom, Ini 5 Pilihan Untuk Pelajar

Laptop bekas di kisaran Rp 1 jutaan masih bisa menjadi pilihan masuk akal untuk pelajar yang hanya membutuhkan perangkat untuk mengetik tugas, membuat presentasi, browsing, dan mengikuti kelas online. Di kelas harga ini, fokus utama memang bukan pada performa tinggi, melainkan pada kelayakan pakai, kondisi fisik, dan spesifikasi dasar yang masih bisa diandalkan.

Karena itu, pilihan yang paling aman biasanya datang dari laptop yang masih memiliki RAM memadai, media penyimpanan yang cukup, dan layar yang nyaman dipakai belajar. Beberapa model juga menawarkan kelebihan tambahan seperti bobot ringan, penyimpanan besar, atau dukungan upgrade agar perangkat tetap terasa layak dipakai lebih lama.

Pilihan yang masih menarik untuk kebutuhan pelajar

Salah satu model yang cukup menarik adalah ASUS Vivobook E402WA. Laptop ini membawa layar 14 inci yang memberi ruang pandang nyaman saat membuka materi belajar atau mengetik tugas, ditambah bodi tipis dan ringan yang mudah dibawa ke sekolah atau dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain.

ASUS Vivobook E402WA dibekali prosesor AMD E2-6110, RAM 4GB, dan HDD 500GB. Kombinasi tersebut masih cukup untuk aplikasi ringan yang dipakai dalam aktivitas belajar harian, selama kebutuhan pemakaian tidak terlalu berat.

Lenovo Ideapad 110 juga masuk daftar yang layak dilirik karena menawarkan ruang simpan besar dengan harga yang tetap terjangkau. Laptop ini cocok untuk mengetik tugas, membuat presentasi PowerPoint, dan menonton video pembelajaran.

Perangkat ini memakai Intel Celeron N3160, RAM 2GB, dan HDD 1TB. Salah satu keunggulannya ada pada layar yang bisa dibuka hingga 180 derajat, sementara harga di marketplace tercatat sekitar Rp1,1 jutaan.

Opsi lain yang cocok untuk belajar daring

Bagi pelajar yang lebih sering memakai laptop untuk aktivitas berbasis internet, ASUS X441NA bisa menjadi opsi yang relevan. Laptop ini cukup untuk mengetik, browsing, dan Zoom meeting, sehingga masih pas untuk kebutuhan belajar digital.

ASUS X441NA menggunakan Intel Celeron N3350, RAM 2GB yang masih bisa di-upgrade, dan HDD 500GB. Harga bekasnya umumnya mulai dari Rp1,4 jutaan, dan penyimpanan juga bisa diganti ke SSD jika dibutuhkan respons sistem yang lebih cepat.

Samsung Ativ Book 2 menawarkan karakter yang sedikit berbeda karena menggabungkan desain yang terasa premium dengan performa yang stabil di kelasnya. Laptop ini memakai layar touchscreen 14 inci yang bisa dilipat hingga 180 derajat, sehingga memberi fleksibilitas saat dipakai belajar.

Keunggulan lainnya terletak pada SSD 128GB yang membuat akses sistem lebih cepat dibanding HDD biasa. Laptop ini juga punya RAM 4GB dan bobot sekitar 1,5 kg, dengan harga bekas di kisaran Rp1,7 jutaan.

Bila butuh tenaga sedikit lebih kuat

Lenovo Ideapad 130 menjadi pilihan yang menarik bagi pelajar yang ingin performa sedikit lebih tinggi. Laptop ini dibekali Intel Core i3 generasi ke-6 dan VGA NVIDIA MX110, sehingga lebih sanggup untuk multitasking dan editing ringan.

Layar 15,6 inci membuat tampilan terasa lebih lega saat dipakai belajar maupun hiburan. Selain itu, RAM-nya bisa di-upgrade hingga 8GB, sedangkan harga di marketplace tercatat sekitar Rp1,7 jutaan.

Hal yang perlu dicek sebelum membeli

Meskipun harganya murah, laptop bekas tetap perlu diperiksa dengan teliti sebelum dibeli. Kondisi fisik, kesehatan baterai, layar, keyboard, dan sistem penyimpanan menjadi bagian yang penting untuk memastikan perangkat benar-benar siap dipakai.

Di kelas harga Rp 1 jutaan, pelajar masih bisa menemukan laptop yang cukup untuk mengerjakan tugas sekolah dan mengikuti kelas online. Setiap model punya keunggulan sendiri, mulai dari RAM yang masih bisa ditingkatkan, penyimpanan besar, SSD, hingga layar yang nyaman untuk menunjang kegiatan belajar sehari-hari.

Source: www.idntimes.com

Berita Terkait