Laptop Windows Ini Unggul Soal RAM Dan Baterai, Microsoft Sindir MacBook Neo

Microsoft sedang mendorong satu pesan yang cukup tegas: di segmen laptop murah, perangkat Windows masih bisa menawarkan nilai yang sulit disaingi MacBook Neo. Fokus utamanya ada pada RAM yang bisa dua kali lebih besar di sejumlah model Windows 11, dengan harga yang lebih rendah dan daya tahan baterai yang disebut bisa bertahan hingga 56% lebih lama.

Sorotan itu datang di tengah langkah MacBook Neo yang makin agresif masuk ke pasar laptop terjangkau. Perangkat ini mulai meluncur di awal Maret dan langsung menarik perhatian, sampai Apple disebut cepat kehabisan stok dan bahkan menaikkan pesanan produksi.

Pasar laptop murah jadi medan baru

MacBook Neo memang dirancang untuk pelajar, pekerja, dan pengguna harian yang membutuhkan laptop ringan serta mudah dibawa. Perangkat ini hadir dengan layar Liquid Retina 13 inci, bobot 2,7 pon, dan ukuran 11,71 x 0,50 x 8,12 inci.

Di sisi lain, Microsoft lewat Signal65 memilih menampilkan pembanding dari kubu Windows 11. Model yang disorot antara lain Lenovo IdeaPad Slim 3x, HP OmniBook 5, Lenovo Yoga 7i, dan HP OmniBook X Flip.

Perbandingan yang tidak selalu setara

Masalahnya, masing-masing laptop Windows itu hadir dalam banyak konfigurasi. Ukuran layar dan prosesor yang berbeda membuat harga serta kemampuan tiap model bisa berubah cukup jauh.

Kritik pun muncul karena sebagian perbandingan dianggap terlalu selektif. Beberapa laptop yang masuk daftar justru jauh lebih mahal, termasuk Lenovo Yoga 7i seharga $1.099 dan HP OmniBook X Flip seharga $949.

Ukuran fisik juga ikut memengaruhi hasil. Mayoritas laptop Windows yang dipilih memiliki layar 15,3 inci atau 16 inci, sehingga wajar bila dimensinya lebih besar daripada Neo.

Lenovo IdeaPad Slim 3x menjadi model paling murah dan paling kecil dalam daftar itu. Namun bobotnya masih 3,52 pon, dengan ukuran 13,51 x 9,42 x 0,67–0,70 inci, meski dimensi dan bobot seperti itu tidak ditampilkan dalam laporan Signal65.

Baterai jadi pembeda utama

Perbedaan bodi yang lebih besar memberi ruang untuk baterai yang lebih besar pula. Dari situ, hasil uji daya tahan ikut menguntungkan laptop Windows dalam perbandingan yang diangkat Microsoft.

Signal65 mencatat laptop Windows yang diuji mengalahkan MacBook Neo dalam efisiensi daya, dengan keunggulan dari 12% sampai 56%. Angka itu memang terlihat kuat, tetapi konteks perangkat yang dibandingkan tetap perlu diperhatikan.

Dalam pengujian Tom’s Guide, MacBook Neo mampu bertahan 13 jam 28 menit. Hasil tersebut sudah tergolong kuat untuk kelas laptop murah.

Saat dilihat satu per satu, hasil laptop Windows memang beragam. Lenovo IdeaPad Slim 3x 15,3 inci mencatat 16 jam 29 menit, HP OmniBook 5 14 bertahan 16 jam 2 menit, sementara HP OmniBook X Flip 14 dengan Intel Core Ultra 5 hanya mencapai 8 jam 32 menit.

Microsoft menekankan nilai Windows

Di luar soal baterai, Microsoft tampaknya ingin menunjukkan bahwa Windows masih punya daya tarik besar di pasar laptop bernilai terbaik. Sejumlah opsi tetap menawarkan desain premium, harga lebih rendah, dan pada beberapa model bahkan penyimpanan yang lebih besar.

Karena itu, pertarungan dengan MacBook Neo tidak sesederhana merek versus merek. Bagi pembeli yang tidak ingin masuk ke ekosistem Apple, pilihan Windows masih sangat terbuka, terutama di segmen laptop terjangkau yang kini semakin ramai diperebutkan.

Berita Terkait