Kans Neraysho Kasanwirjo untuk masuk ke pembicaraan Timnas Indonesia muncul karena dua hal yang langsung menarik perhatian publik, yaitu latar keturunan dan rekam jejaknya sebagai bek yang sudah teruji di sepak bola Belanda. Nama belakangnya yang bernuansa Jawa membuat ia cepat disorot, apalagi kini ia bermain bersama Justin Hubner di Fortuna Sittard.
Sosok Kasanwirjo pun tidak hanya ramai karena nama. Bek yang lahir dan besar di Amsterdam itu disebut memiliki garis darah Suriname-Jawa, sehingga namanya ikut masuk dalam obrolan soal kemungkinan naturalisasi untuk Timnas Indonesia.
Latar keturunan yang memicu perhatian
Hubungan sejarah antara Jawa dan Suriname membuat identitas Kasanwirjo terasa dekat di mata publik Indonesia. Dari situ, pembicaraan soal peluangnya membela Garuda mulai menguat, meski belum ada langkah lanjutan yang disebut secara jelas dalam sumber.
Dalam sepak bola modern, pemain berdarah keturunan memang kerap menjadi pintu awal diskusi soal naturalisasi. Kasus Kasanwirjo pun mengikuti pola serupa, karena selain latar keluarganya, ia juga membawa modal pengalaman bermain di level kompetitif yang tidak sedikit.
Perjalanan dari akademi Ajax
Karier Kasanwirjo dimulai di Zeeburgia sebelum masuk ke akademi AFC Ajax. Dari sana, ia terus berkembang hingga akhirnya mendapat kesempatan menembus tim utama FC Groningen, yang menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan profesionalnya.
Penampilannya di Groningen lalu membuka jalan menuju Feyenoord pada bursa transfer 2023. Setelah itu, ia sempat dipinjamkan ke beberapa klub untuk menambah menit bermain, termasuk Rapid Vienna dan Rangers.
Kembali stabil di Fortuna Sittard
Saat ini, Kasanwirjo membela Fortuna Sittard dan mulai menemukan ritme setelah sempat terganggu cedera. Musim ini, ia sudah mencatat 10 penampilan di Eredivisie dan perlahan mengamankan posisinya di tim.
Situasi tersebut ikut membuat namanya kembali diperbincangkan sebagai salah satu bek muda yang layak dipantau. Dengan pengalaman di liga utama Belanda, ia dianggap punya bekal yang cukup untuk menambah kedalaman lini belakang bila suatu saat benar-benar membuka peluang bagi Indonesia.
Pengalaman di tim nasional kelompok usia
Selain pengalaman klub, Kasanwirjo juga punya catatan bersama tim nasional Belanda kelompok usia. Total, ia mengoleksi 13 penampilan dari level U-17 hingga U-21.
Rekam jejak itu menunjukkan bahwa perhatian publik tidak semata datang dari namanya yang terdengar Jawa. Kasanwirjo sudah merasakan atmosfer kompetitif di level internasional, dan pengalaman tersebut menjadi nilai tambah dalam pembicaraan seputar masa depannya.
Peluang masih bergantung proses
Secara aturan, perpindahan federasi tetap terbuka selama pemain memenuhi syarat dan bersedia menjalani proses yang dibutuhkan. Dalam kasus Kasanwirjo, statusnya sebagai pemain berpaspor Belanda dan latar keturunan Suriname-Jawa menjadi dasar utama mengapa namanya dikaitkan dengan Timnas Indonesia.
Namun, sumber tidak menyebut adanya proses resmi yang sudah berjalan menuju Garuda. Untuk saat ini, Kasanwirjo masih berada dalam radar pembicaraan sebagai bek berpengalaman yang bisa menjadi opsi menarik bila peluang itu benar-benar terbuka.
