Jakarta LavAni Livin Transmedia dan Jakarta Bhayangkara Presisi sama-sama sudah aman melangkah ke grand final, tetapi duel mereka di GOR Jatidiri tetap punya bobot besar karena status juara putaran kedua final four Proliga 2026 putra masih diperebutkan. Pertandingan ini juga mempertemukan dua tim dengan catatan terbaik di fase ini, sehingga perhatian penonton tertuju penuh pada laga yang sedang berlangsung tersebut.
Posisi di klasemen membuat laga ini semakin menarik. LavAni berada di puncak dengan lima kemenangan dari lima pertandingan, mengoleksi 15 poin, 15 set menang, dan hanya dua set kalah.
Bhayangkara Presisi menyusul di tempat kedua dengan 12 poin dari lima laga. Tim tersebut mengemas empat kemenangan dan sekali kalah, dengan rincian 13 set menang dan tiga set kalah.
Perbedaan poin di antara keduanya memang cukup jelas, tetapi pertandingan ini tetap tidak kehilangan tensi. Justru, status yang diperebutkan membuat duel ini menjadi ajang pembuktian siapa yang paling stabil sepanjang putaran kedua.
Momentum sebelum grand final
Walau hasil laga ini tidak lagi memengaruhi kepastian tiket grand final, dampaknya tetap terasa untuk kesiapan mental pemain. Kemenangan atas lawan sekelas Bhayangkara Presisi bisa menjadi dorongan penting bagi LavAni menjelang partai puncak.
Di kubu Bhayangkara Presisi, hasil positif juga dibutuhkan untuk menjaga kepercayaan diri. Modal mereka sebelum laga ini cukup meyakinkan setelah menang telak 3-0 atas Garuda Jaya pada pertandingan sebelumnya.
Situasi tersebut membuat kedua tim sama-sama membawa ambisi besar. LavAni datang dengan rekor sempurna, sementara Bhayangkara Presisi berusaha memanfaatkan momentum agar bisa menutup putaran kedua dengan hasil yang lebih kuat.
Dua tim teratas saling menguji kekuatan
LavAni sepanjang final four putra tampil tanpa kekalahan dan memimpin klasemen dengan catatan yang konsisten. Tim milik Susilo Bambang Yudhoyono itu menunjukkan ketahanan permainan yang sulit digoyang sepanjang lima laga.
Bhayangkara Presisi juga tidak berada jauh di belakang. Dengan empat kemenangan dari lima pertandingan, mereka membuktikan diri sebagai pesaing terdekat LavAni di papan atas.
Laga ini pun dianggap sebagai pertemuan dua kekuatan terbesar di fase final four. Karena itu, hasilnya bukan hanya soal angka di klasemen, tetapi juga soal siapa yang paling siap menyongsong grand final.
Layanan siaran untuk penonton
Pertandingan Jakarta LavAni Livin Transmedia melawan Jakarta Bhayangkara Presisi dapat diikuti melalui Vidio. Selain itu, laga ini juga ditayangkan langsung oleh Moji TV.
Kehadiran dua akses siaran tersebut memudahkan penonton yang ingin melihat langsung pertarungan dua tim terbaik di final four. Minat terhadap laga ini tinggi karena posisinya sangat menentukan status juara putaran kedua.
Di sisi lain klasemen, Surabaya Samator menempati peringkat ketiga dengan enam poin dari enam laga. Sementara itu, Jakarta Garuda Jaya masih berada di dasar klasemen tanpa kemenangan setelah enam pertandingan.
Dengan kondisi tersebut, pertandingan LavAni kontra Bhayangkara Presisi menjadi laga paling bergengsi di penutup final four Proliga 2026 putra. Pertemuan ini sekaligus menjadi gambaran awal kekuatan dua kandidat utama sebelum tampil di grand final.
Source: www.viva.co.id






