Leapmotor B10 Siap Masuk, Harga Debutnya Dibidik di Bawah Rp 500 Juta

Author: Redaksi Android62

Leapmotor B10 dipastikan masuk pasar Indonesia dengan strategi harga yang cukup agresif. Saat diperkenalkan di GIIAS 2026, mobil listrik ini dibidik berada di bawah Rp 500 juta.

Langkah tersebut langsung menempatkan Leapmotor B10 di tengah persaingan SUV listrik yang sudah padat. Salah satu rival terdekatnya adalah Geely EX5 yang lebih dulu hadir dengan banderol Rp 465 juta sampai Rp 505 jutaan.

Harga resmi masih dihitung

PT Indomobil National Distributor, selaku pihak yang akan membawa merek ini ke Indonesia, menyebut harga resmi belum diumumkan karena masih ada perhitungan. CEO PT Indomobil National Distributor Tan Kim Piauw mengatakan harga itu akan diperkenalkan di GIIAS 2026.

Ia juga menyebut tekanan ekonomi global dan geopolitik ikut memengaruhi formula harga. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pun masuk dalam pertimbangan.

Meski begitu, Tan menegaskan bahwa rentang harga untuk peluncuran Leapmotor B10 sudah ditentukan. Targetnya tetap berada di bawah Rp 500 juta untuk model B10.

Varian tunggal untuk pasar Indonesia

Di Indonesia, Leapmotor B10 hanya akan ditawarkan dalam satu varian. Keputusan ini diambil setelah Indomobil melakukan studi pasar agar produk sesuai dengan kebutuhan konsumen lokal.

Samuel Christian Wowor, Brand Head Leapmotor Indonesia, menjelaskan bahwa jarak tempuh menjadi salah satu faktor penting bagi konsumen Indonesia. Karena itu, pihaknya memilih menghadirkan tipe terbaik dalam satu pilihan yang tersedia.

Model ini sendiri sudah lebih dulu dijual di beberapa negara, termasuk Malaysia. Di sana, Leapmotor B10 dijual RM 118.800 atau sekitar Rp 522,6 jutaan untuk tipe tertinggi.

Malaysia juga memiliki varian B10 Life dengan harga RM 107.800 atau sekitar Rp 474,2 jutaan. Tipe tertinggi yang dijual di Malaysia disebut akan menjadi varian yang dipasarkan di Indonesia.

Posisi harga yang menentukan

Nama Leapmotor B10 sebelumnya juga sudah muncul di data Samsat PKB Jakarta melalui NJKB. Untuk varian Leapmotor B10 BEV (4X2) AT, nilai yang tercatat adalah Rp 390 juta.

Namun NJKB bukan harga jual akhir karena belum memasukkan pajak dan biaya lain. Karena itu, banderol akhirnya tetap berpeluang berada di kisaran Rp 500 jutaan ke atas setelah seluruh komponen harga dihitung.

Dengan posisi seperti itu, Leapmotor B10 akan masuk ke segmen yang sensitif terhadap harga dan fitur. Kepastian banderol saat GIIAS 2026 akan menjadi penentu penting untuk melihat seberapa kuat strategi Indomobil dan Leapmotor di pasar SUV listrik Indonesia.

Source: otomotif.katadata.co.id
Berita Terbaru