Leapmotor B10 Tetap Tanpa LIDAR di Indonesia, Ini Alasan di Balik Keputusan Itu

Leapmotor B10 yang dijual di Indonesia dipastikan hadir tanpa LIDAR. Keputusan itu diambil karena infrastruktur di Tanah Air dinilai belum siap untuk mendukung kerja teknologi tersebut secara optimal.

PT Indomobil National Distributor menegaskan bahwa langkah itu bukan sekadar soal perbedaan spesifikasi dengan pasar lain. Menurut perusahaan, perangkat tersebut belum akan berfungsi maksimal jika dipaksakan hadir dalam kondisi pendukung yang belum memadai.

Infrastruktur Jadi Pertimbangan Utama

CEO PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, menyampaikan bahwa unit yang masuk ke Indonesia merupakan varian tertinggi. Namun, varian itu tetap tidak dibekali LIDAR karena kondisi di lapangan belum dianggap mendukung.

Tan menjelaskan bahwa perangkat tersebut tidak akan bekerja optimal bila lingkungan operasionalnya belum sesuai. Karena itu, Leapmotor memilih menyesuaikan konfigurasi B10 untuk pasar Indonesia, bukan sekadar memindahkan spesifikasi dari negara lain.

Keputusan ini memperlihatkan bahwa adopsi teknologi kendaraan canggih tidak hanya bergantung pada ketersediaan fitur. Ekosistem pendukung, termasuk kondisi jalan dan kesiapan infrastruktur, ikut menentukan apakah teknologi itu benar-benar bisa dimanfaatkan.

Apa Itu LIDAR

LIDAR merupakan singkatan dari light detection and ranging. Teknologi ini bekerja sebagai perangkat penginderaan jauh untuk mengukur jarak sekaligus membentuk peta tiga dimensi suatu area atau objek dengan akurasi tinggi.

Dalam industri otomotif, LIDAR kerap dikaitkan dengan pengembangan kendaraan otonom. Sistem ini digunakan oleh sejumlah pabrikan di berbagai pasar, termasuk di AS, Eropa, dan China, sebagai bagian dari sensor kendaraan untuk membaca lingkungan sekitar.

Bukan Satu-Satunya Arah Teknologi

Meski begitu, posisi LIDAR di industri otomotif tidak lagi sepenuhnya dominan. Sejumlah merek mulai mengambil pendekatan berbeda dalam mengembangkan kemampuan mengemudi otonom.

Tesla dan Xpeng disebut memilih jalur lain dengan mengandalkan teknologi berbasis kamera beresolusi tinggi sebagai “mata” kendaraan saat sistem berkendara otonom digunakan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa inovasi bantuan mengemudi kini bergerak ke beberapa arah sekaligus.

Bagi konsumen Indonesia, absennya LIDAR pada B10 menjadi informasi penting saat membandingkan model ini dengan versi yang dijual di luar negeri. Fitur yang tersedia di pasar lain belum tentu relevan atau efektif jika diterapkan tanpa penyesuaian di Indonesia.

Di sisi lain, Leapmotor tetap memposisikan B10 sebagai mobil dengan perangkat keamanan dan kenyamanan modern untuk menandai langkah awal merek tersebut di pasar domestik. Artinya, absennya LIDAR tidak berarti model ini datang tanpa bekal fitur terkini.

Pada tahap awal kehadirannya di Indonesia, Leapmotor tampak memilih pendekatan yang lebih pragmatis. Fokusnya adalah menghadirkan konfigurasi yang dinilai paling sesuai dengan kondisi penggunaan setempat, bukan membawa seluruh perangkat yang tersedia di pasar global.

Source: otodriver.com

Berita Terkait