Lebih dari 40 brand otomotif dan pendukung langsung mengisi IIMS Surabaya 2026 yang digelar di Grand City Convex, Surabaya, pada 26-31 Mei 2026. Skala yang lebih besar ini membuat pameran otomotif tersebut tampil sebagai salah satu agenda paling padat di Jawa Timur.
Penyelenggara tidak hanya menambah peserta, tetapi juga memperluas pengalaman yang bisa dinikmati pengunjung. Selain deretan merek kendaraan, ada tenant makanan dan minuman, area test drive dan test ride, serta program dan aktivitas komunitas yang disiapkan selama pameran berlangsung.
Komposisi peserta tahun ini terbagi ke dalam 14 brand roda empat, 15 brand roda dua, 13 brand aftermarket, serta lebih dari 20 tenant makanan dan minuman. Susunan ini menunjukkan bahwa IIMS Surabaya 2026 dirancang bukan hanya untuk calon pembeli kendaraan, tetapi juga untuk pengunjung umum yang ingin menikmati suasana pameran yang lebih lengkap.
Area pameran juga dibuat lebih luas dari penyelenggaraan sebelumnya. Exhibition Hall 2 difokuskan untuk passenger car dan aftermarket, sementara area outdoor disiapkan untuk test drive dan test ride agar pengunjung bisa mencoba langsung kendaraan yang dipamerkan.
Di zona roda empat, pengunjung akan menemukan BYD, Chery, Daihatsu, GAC Aion, Geely, GWM, Honda, Jaecoo, Jetour, Kia, Polytron, Toyota, VinFast, dan Wuling. Kehadiran nama-nama itu memperlihatkan persaingan yang semakin beragam, termasuk dari pemain kendaraan elektrifikasi dan merek baru di pasar nasional.
Sektor roda dua juga tampil padat dengan ALVA, Aprilia, Benelli, Benda, Italjet, Morbidelli, Moto Guzzi, Piaggio, QJ Motor, Royal Enfield, Scomadi, Triumph, dan Vespa Satya. Ragam peserta ini mencakup motor listrik, skuter premium, hingga model bergaya klasik dan adventure.
Segmen aftermarket tetap mendapat porsi penting dalam pameran ini. Area tersebut biasanya menjadi magnet bagi pengunjung yang mencari aksesori, komponen pendukung, dan kebutuhan modifikasi kendaraan.
Kehadiran area Infinite Live dan zona makanan dan minuman ikut menambah warna penyelenggaraan. Dua area itu membuat pengalaman berkunjung terasa lebih nyaman dan memberi pilihan aktivitas di luar melihat unit kendaraan.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyambut positif penyelenggaraan ajang ini. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Dr. Iwan, S.Hut, menilai IIMS Surabaya dapat menjadi penyemangat bagi kemajuan dan daya saing Jawa Timur di tingkat nasional maupun internasional.
Ia juga melihat nilai ekonomi yang lebih luas dari pameran ini. IIMS Surabaya dipandang sebagai momentum untuk memperkuat industri otomotif sekaligus menciptakan perputaran ekonomi yang memberi manfaat bagi provinsi.
Pandangan itu sejalan dengan penilaian Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung. Ia menilai industri otomotif punya hubungan erat dengan Jawa Timur, terutama Surabaya, karena didukung infrastruktur dan potensi pasar yang besar.
Daswar juga menekankan bahwa industri otomotif merupakan salah satu motor penggerak perekonomian nasional dan Jawa Timur. Karena itu, perkembangan sektor ini dinilai penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan menjadi alasan mengapa IIMS Surabaya 2026 dibuat dengan skala yang lebih besar.
Source: otomotif.kompas.com






