Di tengah persaingan ponsel kelas menengah dan atas, Xiaomi 17T Series langsung mencuri perhatian karena kamera menjadi titik jual paling menonjol. Xiaomi menyebut lini ini sebagai peningkatan terbesar untuk T Series sejauh ini, dan langkah itu membuat seri 17T terasa disiapkan untuk langsung menekan rival di kelasnya.
Peluncuran global Xiaomi 17T dijadwalkan pada 28 Mei, dengan teaser resmi yang sudah memperlihatkan bagian belakang perangkat. Dari tampilan awal itu, modul kameranya tampak berbentuk kotak dan berada di sudut kiri atas bodi belakang.
Kamera Leica jadi pusat perhatian
Xiaomi sudah mengonfirmasi bahwa seri ini memakai sistem kamera Leica dengan tiga kamera belakang. Meski rincian lengkapnya belum dibuka, arah pengembangan Xiaomi sudah terlihat jelas: pengalaman fotografi menjadi fokus utama.
Bocoran yang beredar menyebut kedua model akan sama-sama memakai kamera utama 50MP, namun sensornya berbeda. Xiaomi 17T dikabarkan membawa sensor Light Fusion 800, sedangkan Xiaomi 17T Pro disebut memakai Light Fusion 950.
Di luar kamera utama, keduanya juga dirumorkan mengusung kamera telefoto 50MP. Kamera ini disebut mendukung zoom optik hingga 5x dan ditemani kamera ultrawide 12MP.
Dua model, dua kelas performa
Lini ini diperkirakan terdiri dari Xiaomi 17T dan Xiaomi 17T Pro. Keduanya juga disebut memakai chipset MediaTek, tetapi dengan kelas yang dibedakan cukup tegas.
Pada Xiaomi 17T, chipset yang dirumorkan adalah MediaTek Dimensity 8500-Ultra. Sementara itu, Xiaomi 17T Pro dikabarkan hadir dengan MediaTek Dimensity 9500 yang berada di kelas flagship.
Perbedaan itu menunjukkan Xiaomi ingin memberi jarak yang jelas antara model standar dan versi tertinggi. Xiaomi 17T Pro tampak disiapkan sebagai opsi yang lebih tinggi, sementara Xiaomi 17T tetap diarahkan untuk menawarkan spesifikasi yang kompetitif.
Gambaran desain mulai terbaca
Poster resmi Xiaomi juga memberi petunjuk soal bahasa desain seri 17T. Render yang sebelumnya beredar mengarah pada panel belakang datar dan sisi bodi yang juga datar.
Tombol daya dan pengatur volume disebut berada di sisi kanan perangkat. Sejumlah laporan juga mengindikasikan adanya tombol tambahan di sisi kiri, meski fungsinya belum dijelaskan secara resmi.
Pendekatan desain seperti itu memberi kesan tegas dan modern. Modul kamera yang besar di sudut kiri atas juga memperkuat kesan bahwa sektor fotografi memang menjadi sorotan utama.
Layar dan baterai ikut dipisahkan
Perbedaan antara dua model tidak hanya muncul pada kamera dan chipset. Xiaomi 17T Pro diperkirakan membawa panel AMOLED 6,83 inci dengan resolusi Full HD+ dan refresh rate hingga 144Hz.
Sementara itu, Xiaomi 17T reguler disebut memakai layar AMOLED 6,59 inci dengan refresh rate 120Hz. Ukuran yang lebih kecil dan refresh rate lebih rendah menempatkannya satu tingkat di bawah versi Pro, tetapi tetap menarik untuk pengguna yang mencari keseimbangan fitur.
Dari sisi daya, Xiaomi 17T dirumorkan membawa baterai 6.500mAh dengan pengisian cepat 67W. Pada model Pro, kapasitasnya disebut lebih besar lagi, yakni 7.000mAh, dengan dukungan pengisian kabel 100W dan pengisian nirkabel 50W.
Hingga kini, Xiaomi belum mengumumkan harga resmi maupun rincian ketersediaan regional untuk kedua perangkat tersebut. Dengan kombinasi kamera Leica, dua chipset MediaTek yang berbeda kelas, dan baterai besar, seri 17T sudah membangun ekspektasi tinggi sebelum tampil resmi di hadapan publik.
