Headset Gaming 99 Yuan Ini Bawa 7.1 Virtual dan Mic ENC, Lenovo Serius Ganggu Kelas Atas

Author: Redaksi Android62

Lenovo kembali menekan pasar headset gaming murah lewat EY130, sebuah headset kabel yang dijual di China dengan harga 99 yuan. Di titik harga itu, perangkat ini langsung mencuri perhatian karena sudah membawa driver 50mm, virtual 7.1 surround sound, dan mikrofon dengan ENC.

Kombinasi tersebut biasanya baru hadir di perangkat yang harganya lebih tinggi. EY130 lalu diposisikan sebagai pilihan menarik bagi pengguna PC dan konsol yang ingin fitur gaming dasar tanpa harus masuk ke kelas nirkabel.

Audio yang diarahkan untuk gim FPS

Di sisi suara, Lenovo membekali EY130 dengan driver diafragma komposit 50mm. Driver ini memakai desain dual-magnet serta konstruksi polyurethane dan kertas serat.

Rentang frekuensinya berada di 20Hz hingga 20kHz. Lenovo juga menyebut profil suaranya disetel khusus untuk gim first-person shooter atau FPS.

Untuk efek surround, EY130 mengandalkan chip akustik terintegrasi yang menangani virtual 7.1 secara langsung. Karena itu, pengguna tidak perlu memasang perangkat lunak tambahan atau driver khusus di PC untuk mengaktifkan efek tersebut.

Pendekatan plug-and-play seperti ini membuat headset lebih praktis digunakan. Pengguna cukup menyambungkan perangkat dan langsung memakainya tanpa tahapan instalasi yang rumit.

Mic ENC untuk percakapan yang lebih bersih

Lenovo juga memberi perhatian pada komunikasi suara dengan memasang boom mic omnidirectional pada bodi headset. Mikrofon ini memiliki tingkat sensitivitas -42dB ±3dB dan dilengkapi teknologi Environmental Noise Cancellation atau ENC.

Fitur tersebut ditujukan untuk membantu meredam gangguan suara sekitar saat percakapan berlangsung. Boom mic-nya juga fleksibel, sehingga lebih mudah diarahkan sesuai kebutuhan pengguna saat bermain gim, voice chat, atau komunikasi umum.

Desain gaming klasik dengan RGB

Secara tampilan, EY130 memakai bodi serba hitam dengan aksen pencahayaan RGB dinamis di bagian earcup. Lenovo juga menggunakan konstruksi headband dual-layer yang bisa menyesuaikan sendiri ukuran kepala pengguna.

Sistem itu dirancang untuk membantu distribusi bobot headset agar tetap nyaman dipakai lebih lama. Di bagian bantalan, Lenovo memilih material kain yang dapat bernapas untuk membantu mengurangi penumpukan panas saat sesi bermain yang panjang.

Ukuran unitnya tercatat 230 x 206 x 95 mm. Dengan dimensi tersebut, EY130 tetap berada di kategori over-ear yang mengikuti ukuran umum headset gaming desktop.

Masih mengandalkan koneksi kabel

Untuk konektivitas, Lenovo memakai kabel gabungan USB dan 3,5 mm. Dengan pilihan ini, EY130 bisa dipakai di desktop, laptop, dan konsol sebagai periferal kabel.

Statusnya sebagai headset full wired juga berarti pengguna tidak perlu memikirkan pengisian daya baterai. Model kabel seperti ini turut menghindari latensi yang kerap menjadi perhatian pada headset nirkabel.

Bagi banyak pengguna, pendekatan tersebut justru lebih praktis karena tinggal colok dan pakai. Tidak ada proses pairing atau pengaturan tambahan yang harus diselesaikan sebelum digunakan.

Harga 99 yuan membuat EY130 berada di segmen yang sangat terjangkau. Di level tersebut, kombinasi driver 50mm, chip akustik untuk virtual 7.1, dan mic ENC menjadi paket fitur yang cukup menonjol.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya Lenovo memperluas lini perangkat pendukung dengan harga ramah kantong. Belakangan, perusahaan itu turut memperkenalkan keyboard mekanikal terjangkau dengan konektivitas tri-mode dan switch hot-swappable, serta AI Mini PC ringkas dengan prosesor 12-core dan asisten Tianxi Claw AI.

Dengan EY130, Lenovo menambah opsi di kategori headset gaming murah tanpa meninggalkan fitur yang biasanya identik dengan perangkat kelas di atasnya. Untuk pasar yang sensitif terhadap harga, kombinasi seperti ini berpeluang menarik perhatian sejak awal.

Source: www.gizmochina.com
Berita Terbaru