LEPAS membawa mobil listrik bernuansa fashion modern ke Jakarta Fashion Week 2027 dan menempatkan mobilitas sebagai bagian dari ekspresi gaya hidup. Kehadiran ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik kini tidak hanya dibaca sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai representasi identitas di ruang publik urban.
Langkah tersebut terasa menonjol karena LEPAS tidak sekadar hadir sebagai merek otomotif di ajang mode. Brand NEV asal China itu memanfaatkan panggung fashion untuk memperlihatkan keterkaitan antara desain, kreativitas, dan gaya hidup yang terus berubah.
Mobilitas dan mode dalam bahasa yang sama
Keterlibatan LEPAS dimulai melalui Designers’ Soirée sebagai bagian dari Jakarta Fashion Week 2027. Agenda pembuka ini menghadirkan para desainer dan pelaku industri fashion dalam suasana yang lebih intim dan terarah.
President Director of Chery Group Indonesia, Zeng Shuo, menilai fashion dan mobilitas sama-sama menjadi medium ekspresi diri. Ia melihat perkembangan mode yang terus mendefinisikan ulang gaya, sekaligus mendorong pendekatan mobilitas yang lebih berkelanjutan dan relevan bagi kehidupan modern.
Menurut Zeng Shuo, dorongan terhadap kreativitas yang berjalan seiring dapat melahirkan harmoni antara fashion dan kendaraan listrik. Harmoni itulah yang kemudian membentuk gaya hidup yang lebih ekspresif sekaligus sadar pada perubahan zaman.
Menarik perhatian generasi urban yang peduli desain
Di tengah pergeseran cara masyarakat memaknai kendaraan, LEPAS menyasar generasi urban yang semakin memperhatikan desain dan identitas. Bagi kelompok ini, perjalanan tidak lagi dipahami sebatas perpindahan dari satu titik ke titik lain.
Pengalaman berkendara kini ikut dinilai dari rasa, tampilan, dan kesesuaian dengan citra diri penggunanya. Karena itu, kehadiran LEPAS di Jakarta Fashion Week 2027 dibaca sebagai upaya membaca perubahan selera konsumen di tengah gaya hidup yang semakin terhubung dengan estetika.
Jakarta Fashion Week sendiri menjadi ruang yang mempertemukan kreativitas, identitas, dan aspirasi dalam satu ekosistem yang terus berkembang. Di ruang inilah LEPAS menempatkan diri sebagai brand yang ingin hadir dekat dengan percakapan tentang gaya hidup masa kini.
DNA desain leopard aesthetic pada dua model
LEPAS membawa DNA desain leopard aesthetic yang diwujudkan melalui dua model dengan karakter berbeda. Keduanya dirancang untuk merefleksikan gaya hidup modern dengan pendekatan yang tetap konsisten pada identitas merek.
LEPAS L8 PHEV tampil dengan karakter tenang, elegan, dan penuh kontrol. Model ini membawa kesan matang serta menonjolkan kenyamanan dan keseimbangan untuk mendukung aktivitas profesional muda, dari rutinitas harian hingga perjalanan yang lebih luas.
Sementara itu, LEPAS E4 EV hadir dengan karakter yang lebih dinamis, tajam, dan ekspresif. Sentuhan sporty yang tetap elegan membuat model ini ditujukan bagi pengguna dengan gaya hidup aktif dan progresif.
Elektrifikasi sebagai bagian dari gaya hidup baru
Sebagai brand NEV, LEPAS menegaskan semangat keberlanjutan melalui inovasi elektrifikasi. Pendekatan ini diposisikan sebagai jawaban atas kebutuhan mobilitas yang lebih modern dan selaras dengan gaya hidup masa kini.
Di pertemuan antara fashion dan otomotif itu, LEPAS membawa pesan bahwa kendaraan listrik dapat menjadi bagian dari ekspresi diri. Dari sudut pandang tersebut, partisipasi di Jakarta Fashion Week 2027 menjadi ruang untuk menunjukkan bahwa desain, teknologi, dan keberlanjutan bisa berjalan bersama.
Source: voi.id






