Lima Gangguan Paling Sering Diomongkan di HP Xiaomi, Dari Layar Bergaris Sampai Mati Total

Beberapa masalah pada HP Xiaomi bukan hanya sekadar gangguan kecil yang menghilang setelah dipakai lagi. Ada kondisi tertentu yang justru membuat pengguna harus lebih waspada karena dampaknya bisa langsung terasa pada layar, sistem, hingga daya tahan perangkat.

Dari keluhan yang paling sering dibicarakan, green line, mati total, bug software, iklan di aplikasi bawaan, dan overheat menjadi lima hal yang paling menonjol. Masing-masing punya pemicu berbeda, sehingga cara menanganinya juga tidak sama.

Masalah yang paling membuat panik

Mati total atau matot termasuk gangguan yang paling ditakuti karena perangkat sama sekali tidak bisa menyala. Sejumlah model POCO seperti POCO X3 Pro, POCO F3, dan POCO X6 Pro disebut kerap masuk daftar perangkat yang mengalami masalah ini, sementara REDMI Note 8 juga pernah mengalaminya.

Berbeda dari gangguan ringan, matot tidak bisa selesai hanya dengan update software. Qoala menyebut penanganannya umumnya lewat flashing, factory reset, wipe data, atau perbaikan di tempat servis.

Penyebabnya juga beragam. Gangguan ini dapat muncul dari software, kerusakan mesin, masuknya air atau debu, hingga baterai yang bermasalah.

Layar yang tiba-tiba bergaris

Green line adalah garis hijau yang muncul mendadak di layar HP. Pada beberapa kasus, warna lain seperti merah, pink, atau ungu juga bisa terlihat.

Masalah ini disebut lebih sering muncul pada model lama seperti Xiaomi 12 dan Xiaomi 12T. Eraspace menjelaskan bahwa pemicunya bisa berasal dari overheat, kerusakan fisik layar, masalah konektor, bug software, sampai penggunaan charger yang tidak sesuai.

Penanganan awal yang disarankan adalah update software. Jika cara itu tidak berhasil, langkah berikutnya biasanya mengganti layar.

Pembaruan yang malah memunculkan gangguan

Update software semestinya memberi perbaikan tampilan, fitur baru, dan sistem yang lebih lancar. Namun pada HP Xiaomi, pembaruan justru kerap memunculkan bug yang dikeluhkan pengguna di forum diskusi resmi Xiaomi.

Keluhan yang muncul tidak selalu sama. Ada laporan soal WiFi bermasalah, overheat, Bluetooth tidak tersambung, sampai gangguan layar.

Xiaomi Community menyebut laporan bug dapat disampaikan melalui aplikasi Services & Feedback atau forum resmi Xiaomi. Jalur ini menjadi cara utama untuk menyampaikan kendala yang muncul setelah pembaruan.

Iklan bawaan yang sering muncul di layar

Selain masalah teknis, pengguna juga sering mengeluhkan iklan di aplikasi bawaan. Iklan ini dapat muncul di Browser, Music, Themes, File Manager, atau Downloads.

Kemunculannya sering terasa mengganggu karena datang tiba-tiba dan tidak selalu mudah ditutup. Android Authority menyebut iklan bisa dikurangi dengan menonaktifkan MSA atau MIUI System Ads di menu Pengaturan.

Pengguna juga dapat mematikan iklan dari pengaturan masing-masing aplikasi. Opsi lain adalah memakai private DNS melalui pengaturan konektivitas, meski cara ini cenderung lebih merepotkan.

Panas berlebih saat dipakai berat

Overheat juga menjadi keluhan yang sering muncul, terutama saat bermain game. McAfee menjelaskan bahwa gaming menjadi salah satu pemicu utama karena menguras daya dan membuat mesin bekerja lebih keras.

Selain gaming, streaming, bug, dan suhu sekitar juga dapat memicu panas berlebih. Jika dibiarkan terlalu lama, overheat bisa berimbas pada gangguan layar, green line, penurunan performa, dan degradasi baterai.

HONOR menyarankan untuk melepas case, memindahkan HP ke tempat yang lebih dingin, menghentikan penggunaan sementara, dan memakai cooler saat bermain game. Update software juga kadang membantu meredakan masalah ini.

Kelima masalah tersebut menunjukkan bahwa HP Xiaomi bisa tetap diminati, tetapi pengguna tetap perlu peka terhadap gejala awal. Penggunaan yang wajar, perawatan yang baik, serta menghindari pemicu seperti panas berlebih atau charger yang tidak sesuai dapat membantu perangkat bertahan lebih lama.

Source: www.idntimes.com

Berita Terkait