Lima Parfum Kopi Brand Lokal, Dari Pilihan Rp39 Ribu Hingga Karakter Bold Elegan

Pilihan parfum kopi brand lokal kini semakin beragam, dari yang dibanderol Rp39.500 hingga yang menawarkan karakter bold dan elegan. Di antara banyak opsi itu, ada aroma yang menonjol karena terasa creamy-manis, sementara lainnya tampil lebih pekat, tegas, dan dekat dengan kesan kopi yang autentik.

Keragaman karakter ini membuat parfum kopi tidak lagi identik dengan wangi berat. Ada yang cocok untuk suasana kerja, ada pula yang lebih pas dipakai saat santai atau malam hari ketika aroma terasa lebih rapi dan berlapis.

Aroma kopi yang ringan sampai yang paling tegas

Di jalur yang paling mudah diterima banyak orang, Caramel Latte dari Scarlett hadir dengan nuansa manis yang lembut. Perpaduan caramel buttery, liquorice, jasmine, vanilla, dan sentuhan kopi creamy membuat wanginya terasa seperti minuman hangat yang akrab, tanpa kehilangan kesan nyaman saat dipakai harian.

Referensi menyebut parfum ini terasa seperti menikmati caramel latte langsung dari cangkir. Meski karakternya ringan, aromanya tetap disebut melekat lama di kulit dan juga cocok untuk layering, dengan harga Rp75.000.

Beranjak ke sisi yang lebih tegas, Minyeuk Pret lewat Sanger Espresso membawa inspirasi dari kopi Sanger Aceh. Karakter utamanya muncul dari kopi pekat, patchouli Aceh, dan sedikit vanilla manis yang memberi nuansa earthy dan segar seperti biji kopi yang baru disangrai.

Aroma ini cenderung lebih bold dan maskulin, sehingga cocok untuk pengguna yang menyukai wangi berani. Daya tahannya juga disebut baik untuk malam hari atau acara santai, dengan harga Rp339.000.

Pilihan yang seimbang dan lebih elegan

Bagi yang mencari kopi dengan tampilan lebih halus, Scorpio dari Onix Fragrance menawarkan komposisi yang terasa rapi. Kopi di varian ini dipadukan dengan jasmine dan vanilla hangat, lalu dibuka oleh pink pepper dan orange blossom yang memberi kesan segar di awal semprotan.

Pada bagian tengah, patchouli dan cedarwood membantu membentuk profil yang lebih sophisticated. Parfum ini juga disebut unisex dan tahan lama, dengan harga Rp129.000.

CHNO dari SAFF & Co. membawa arah yang berbeda namun tetap berada di wilayah elegan. Aroma kopi pekat di sini disatukan dengan vanilla manis dan jasmine lembut, lalu dibuka lebih dulu oleh pear dan pink pepper sebelum bertransisi ke karakter kopi creamy.

Di bagian akhir, patchouli dan cashmere wood memberi kesan hangat yang terasa lebih rapi. Referensi menyebut CHNO bersifat unisex, tahan lama, dan bisa dipakai dari pagi hingga malam dengan harga Rp199.000.

Opsi paling terjangkau untuk aroma kopi yang tidak berlebihan

Di antara lima parfum yang dibahas, Coffee Tea dari Indische Artisan menjadi pilihan dengan harga paling ramah. Parfum ini menggabungkan kopi granita dengan black tea dan jasmine sambac, sementara grapefruit dan bergamot hadir di awal untuk memberi kesan segar.

Lavender dan musk muncul di fase akhir agar aromanya tetap nyaman dan tidak menusuk. Dengan harga Rp39.500, Coffee Tea cocok bagi yang ingin merasakan sentuhan kopi tanpa harus memilih wangi yang terlalu pekat.

Mana yang paling sesuai dengan kebutuhan

Kelima parfum ini menunjukkan bahwa kopi dalam dunia wewangian lokal punya banyak wajah. Caramel Latte dan CHNO berada di sisi yang lebih lembut dan nyaman, sementara Scorpio menawarkan kesan seimbang yang tetap terlihat dewasa.

Sanger Espresso menjadi pilihan paling kuat untuk karakter kopi yang bold, sedangkan Coffee Tea cocok untuk pengguna yang lebih suka aroma ringan dan mudah dipakai sepanjang hari. Dengan perbedaan itu, pilihan parfum kopi lokal bisa disesuaikan dengan selera wangi, suasana pemakaian, dan tingkat intensitas aroma yang diinginkan.

Source: www.suara.com

Berita Terkait