Lonjakan Harga GPU AMD Makin Dekat, Efek Kelangkaan RAM Mulai Terasa ke Konsumen

Author: Redaksi Android62

Harga GPU AMD disebut berpotensi naik 10–15% pada paruh kedua tahun ini, dengan kemungkinan mulai berlaku sekitar Juli. Jika skenario itu terjadi, harga jual kartu grafis konsumen bisa ikut terdorong naik di tengah pasokan yang sudah ketat.

Tekanan tersebut muncul ketika pasar memori global belum pulih dari kelangkaan yang berkepanjangan. Produksi kini banyak diprioritaskan untuk HBM atau High Bandwidth Memory yang dibutuhkan pusat data AI, bukan RAM standar dan VRAM konsumen.

Permintaan AI mengubah arah produksi

Perubahan fokus pabrik semikonduktor itu membuat pasokan untuk perangkat konsumen makin seret. Situasi ini memunculkan apa yang disebut sebagai “AI tax”, yaitu dampak biaya dari ledakan kebutuhan AI yang merambat ke produk konsumen.

Dalam kondisi seperti ini, penundaan peluncuran sejumlah kartu grafis juga menjadi salah satu efek yang ikut dirasakan pasar. Tekanan harga pun tidak hanya terjadi pada AMD, tetapi juga menyentuh ekosistem GPU yang lebih luas.

Radeon RX 9070 XT sudah mendekati batas atas pasar

MSRP resmi Radeon RX 9070 XT saat ini berada di $599. Namun, harga pasar mainstream untuk model tersebut dilaporkan sudah bergerak di kisaran $600–$700 karena permintaan yang tinggi dan stok yang terbatas.

Jika kenaikan suplai benar terjadi di kisaran 10–15%, tambahan biaya pada produk bisa mencapai sekitar $90–$105. Tekanan ini disebut akan terasa lebih besar pada model dengan kapasitas VRAM yang lebih tinggi.

RTX 5090 memperlihatkan pasar yang sama panasnya

Di sisi Nvidia, kondisi pasar GPU juga menunjukkan gejala serupa. Harga RTX 5090 kini jauh berada di atas MSRP $1.999, sementara unit yang tersedia di pasar dilaporkan banyak dipasarkan di kisaran hampir 100% atau lebih di atas harga resmi, sekitar $4.000.

Perbedaan karakter harga antara Radeon kelas atas AMD dan RTX 5090 tidak lepas dari jenis memori yang dipakai. RTX 5090 menggunakan GDDR7 yang lebih mahal, sedangkan flagship AMD masih mengandalkan GDDR6.

Laporan belum pasti, tetapi sinyalnya kuat

Informasi kenaikan harga itu masih berupa laporan yang belum terkonfirmasi, sehingga lebih tepat dipandang sebagai prediksi yang kredibel. Meski begitu, sinyal dari pasar selama beberapa bulan terakhir menunjukkan arah yang sejalan.

Ada pula pandangan bahwa kelangkaan chip memori global dapat bertahan sampai 2028. Bagi calon pembeli yang berharap harga Radeon turun dalam waktu dekat, situasi ini membuat waktu pembelian menjadi semakin penting untuk dipertimbangkan.

Source: www.notebookcheck.net
Berita Terbaru