Loyalitas iPhone Menembus 96,4 Persen, Android Masih Lebih Mudah Bergeser

Loyalitas pengguna iPhone masih berada di level yang sangat tinggi dan bahkan makin sulit disaingi. Dalam survei SellCell terhadap 5.000 pengguna smartphone di Amerika Serikat, tingkat kesetiaan pengguna iPhone tercatat mencapai 96,4% pada 2026, jauh di atas pengguna Android.

Angka itu menunjukkan hanya 3,6% pengguna iPhone yang berniat pindah ke merek lain. Di sisi lain, loyalitas pengguna Android berada di 86,4%, sehingga sekitar 13,6% responden masih mempertimbangkan untuk berganti perangkat.

Apple masih paling kuat menjaga penggunanya

Survei tersebut memperlihatkan bahwa Apple bukan hanya unggul dalam mempertahankan pelanggan, tetapi juga berhasil membangun hubungan yang kuat dengan konsumennya. Sebanyak 60,8% responden pengguna iPhone mengatakan mereka tetap bertahan karena memang menyukai Apple.

Selain faktor kesukaan, ekosistem Apple juga menjadi alasan besar bagi pengguna untuk tetap berada di jalur yang sama. Sebanyak 17,4% responden menilai keterhubungan antarperangkat Apple membuat mereka enggan berpindah ke merek lain.

Kelompok kecil yang mulai melirik opsi lain justru lebih banyak menyoroti harga perangkat yang semakin mahal. Sebagian juga menilai masih ada fitur iPhone yang tertinggal dibandingkan kompetitor.

Jika pindah, ke mana pengguna iPhone melihat alternatif?

Bagi pengguna iPhone yang mulai mempertimbangkan perpindahan, Samsung muncul sebagai tujuan paling populer. Sebanyak 69,7% dari kelompok ini memilih Samsung sebagai alternatif utama.

Google juga berada di daftar pilihan berikutnya dengan porsi 20,2%. Pola itu menunjukkan bahwa meski iPhone sangat kuat dalam mempertahankan loyalitas, sebagian pengguna tetap menaruh perhatian pada pemain besar lain di pasar smartphone.

Android tetap besar, tetapi lebih mudah bergeser

Di kubu Android, loyalitas memang masih tergolong tinggi, namun posisinya terlihat lebih rapuh dibanding iPhone. Data SellCell menunjukkan pengguna Android hampir empat kali lebih berpeluang berpindah perangkat dibandingkan pengguna iPhone.

Meski begitu, basis pengguna Android belum bisa dianggap lemah. Tingkat loyalitas 86,4% menandakan mayoritas pengguna masih bertahan, walaupun ruang untuk perpindahan merek tetap lebih besar daripada di ekosistem Apple.

Menariknya, arah perpindahan pengguna Android tidak hanya ke sesama merek Android. Sebanyak 26,8% responden Android justru mengaku tertarik pindah ke iPhone, sehingga Apple tetap menjadi pilihan yang menggoda bagi sebagian pengguna di luar ekosistemnya.

Durasi pemakaian ikut memperlihatkan perbedaan

Perbedaan loyalitas ini juga terlihat dari lama pemakaian perangkat. Sebanyak 83,8% pengguna iPhone tercatat memakai ponselnya lebih dari lima tahun.

Pada pengguna Android, porsinya jauh lebih rendah, yaitu 33,8%. Selisih ini menggambarkan bahwa pengguna iPhone cenderung bertahan lebih lama dalam satu ekosistem, sementara pengguna Android lebih sering membuka kemungkinan untuk berganti perangkat.

Persaingan di dalam kubu Android masih bergerak

Walau secara umum Android lebih mudah ditinggalkan, beberapa merek di dalam ekosistemnya justru menunjukkan penguatan. Samsung mencatat loyalitas 90,1% pada 2026, naik dari 74% pada 2021.

Google juga mengalami peningkatan dari 65,2% menjadi 86,8% pada periode yang sama. Kenaikan ini menandakan persaingan di antara merek Android masih aktif dan masih memberi ruang untuk mempertahankan pengguna.

Hasil survei SellCell tersebut menegaskan bahwa pasar smartphone kini tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi, tetapi juga oleh seberapa kuat merek menjaga ekosistem dan kebiasaan pengguna. Apple masih memimpin jauh dalam hal loyalitas, sedangkan Android tetap punya basis besar yang harus terus dijaga agar tidak semakin banyak pengguna melirik iPhone.

Berita Terkait