LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah menargetkan lahirnya 500 madrasah dan sekolah berstandar global melalui penguatan bahasa Inggris. Langkah itu ditegaskan setelah lembaga tersebut menandatangani nota kesepahaman dengan Pearson Indonesia di Hotel JW Marriott, Kuningan, Jakarta, Sabtu (4/7/2026).
Kerja sama ini diposisikan sebagai pintu masuk untuk meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan Ma’arif Jawa Tengah. Di saat yang sama, penguatan itu diarahkan agar jejaring internasional dapat berkembang tanpa meninggalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.
Target besar dari basis pendidikan yang luas
Plh. Ketua LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah, Dr. Hidayatun, menyebut lembaganya saat ini membina lebih dari 4.000 madrasah dan sekolah di berbagai jenjang. Dari basis itu, LP Ma’arif ingin membangun ekosistem pendidikan yang lebih siap bersaing di tingkat global.
Hidayatun menilai target 500 madrasah dan sekolah berstandar global hanya bisa dicapai jika program bahasa Inggris diperkuat secara serius. Karena itu, sasaran pengembangannya tidak berhenti pada siswa, tetapi juga menyentuh guru agar dampaknya lebih luas dan berkelanjutan.
Fokus kerja sama dengan Pearson Indonesia
Ruang lingkup kemitraan dengan Pearson Indonesia mencakup peningkatan kompetensi guru, penyediaan sumber belajar berstandar internasional, serta penguatan ekosistem pembelajaran bahasa Inggris. Skema ini diharapkan membuat program pengembangan berjalan lebih terstruktur di jaringan madrasah dan sekolah Ma’arif.
David Lyons, Vice President Asia – English Language Learning sekaligus Executive Director Pearson Australia, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah. Ia menilai kerja sama tersebut bisa menjadi awal hubungan yang lebih erat dan berkelanjutan.
Pernyataan itu mempertegas posisi Pearson sebagai mitra dalam penguatan kualitas pembelajaran bahasa Inggris. Kehadiran mitra internasional tersebut menjadi salah satu pijakan untuk mendorong standar pembelajaran yang lebih tinggi di lingkungan Ma’arif.
MoU yang diarahkan untuk kerja sama jangka panjang
Penandatanganan MoU itu juga dihadiri Christian Puguh, Business Development Assistant Manager Pearson Indonesia-Malaysia, serta Muslich, Koordinator Jaringan dan Kerja Sama LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah. Kehadiran para pihak menunjukkan bahwa kerja sama ini diposisikan sebagai agenda institusional.
Bagi LP Ma’arif PWNU Jawa Tengah, kesepakatan tersebut menjadi momentum untuk memperluas jejaring kerja sama internasional. Pada saat yang sama, lembaga ini tetap ingin menjaga arah pendidikan yang unggul, berdaya saing global, dan berakar pada identitas yang mereka pegang.
Ringkasan kerja sama
| Aspek | Isi |
|---|---|
| Target | 500 madrasah dan sekolah berstandar global |
| Fokus utama | Penguatan bahasa Inggris |
| Mitra | Pearson Indonesia |
| Ruang lingkup | Kompetensi guru, sumber belajar internasional, ekosistem pembelajaran bahasa Inggris |
