MagSafe Bukan Cuma Praktis, Ada Harga dan Batasan yang Sering Terlewat

MagSafe menawarkan cara yang lebih rapi untuk mengisi daya dan memasang aksesori di iPhone, tetapi fitur ini tidak sepenuhnya bebas kompromi. Kepraktisan magnetiknya dibayar dengan kecepatan pengisian yang lebih rendah, harga perangkat yang lebih mahal, dan dukungan yang hanya tersedia pada model tertentu.

Teknologi ini membuat perangkat Apple dapat menempel secara presisi pada aksesori yang kompatibel. Hasilnya, proses memasang charger, dompet magnetik, stand, atau car mount terasa lebih mudah dan tidak lagi bergantung penuh pada sambungan kabel.

Lebih dari sekadar pengisian daya

MagSafe dikenal luas sebagai sistem pengisian daya nirkabel, tetapi fungsinya jauh lebih luas. CNET menyebut ekosistemnya mencakup powerbank, stand HP, dompet magnetik, phone grip, car mount, hingga charging station.

Ragam aksesori itu membuat iPhone terasa lebih fleksibel untuk dipakai di meja kerja, di mobil, maupun saat dibawa bepergian. Dengan sistem magnetik, pengguna bisa menempelkan perangkat dengan lebih cepat tanpa perlu menyambungkan dan melepas kabel berulang kali.

Asal-usulnya dari MacBook hingga iPhone

MagSafe adalah teknologi buatan Apple yang memudahkan transfer daya lewat sistem nirkabel dengan bantuan magnet. Apple pertama kali memperkenalkannya pada 2006 lewat MacBook Pro sebelum membawanya ke iPhone 12 series pada 2020.

Pada iPhone, Apple mengandalkan cincin magnetik di sekitar koil wireless charging. Komponen ini menjadi inti sistem MagSafe karena menjaga aksesori tetap stabil menempel di bagian belakang perangkat.

Batasan yang membuatnya belum sempurna

Di sisi lain, MagSafe punya beberapa kekurangan yang cukup terasa. Anker menjelaskan bahwa pengisian daya MagSafe cenderung lebih lambat dibandingkan wired charging.

Pada iPhone, MagSafe hanya bisa mengecas sekitar 15-30 watt. Sementara itu, wired charging dapat memberikan daya hingga 40 watt, sehingga selisih kecepatannya masih cukup besar.

Harga charger MagSafe juga tergolong mahal. Selain itu, aksesori ini hanya kompatibel dengan iPhone 12 atau model yang lebih baru.

Tidak semua perangkat Apple mendukung

Meski identik dengan ekosistem Apple, MagSafe tidak tersedia di semua perangkat. iPhone 11, iPhone X, dan seri di bawahnya memang mendukung wireless charging, tetapi tidak memiliki sistem magnetik untuk menjalankan MagSafe.

Pada MacBook, MagSafe sempat hadir sebagai fitur pengecasan di generasi awal. Namun, MacBook keluaran terbaru sudah tidak lagi memilikinya karena dianggap kurang aman dan tidak cocok untuk perangkat tersebut.

Dengan kelebihan di sisi fleksibilitas dan kelemahan pada kecepatan serta kompatibilitas, MagSafe tetap menjadi salah satu fitur khas Apple yang paling menonjol. Sistem ini memberi pengalaman penggunaan yang lebih praktis, tetapi masih menyisakan batasan yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli aksesori pendukungnya.

Source: www.idntimes.com

Berita Terkait