Maliq & D’Essentials Siapkan Album ke-10, Terpicu Setelah Menyaksikan Senja Teduh Pelita

Maliq & D’Essentials memastikan bahwa mereka tengah menggarap album studio ke-10 di tengah perayaan 24 tahun perjalanan band. Pekerjaan baru itu muncul setelah para personel menonton pertunjukan perdana musikal Senja Teduh Pelita di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada Jumat (3/7/2026).

Pengalaman melihat lagu-lagu mereka dihidupkan dalam format panggung memberi dorongan kreatif yang kuat bagi grup musik ini. Widi Puradiredja menilai, proses menulis lagu kini terasa lebih menantang karena karya mereka sudah mendapat interpretasi yang berbeda di hadapan penonton.

Respons terhadap audiens yang makin beragam

Widi mengatakan, pengalaman itu sekaligus mengingatkan bahwa lagu baru Maliq & D’Essentials harus mampu menawarkan sesuatu yang segar. Menurut dia, pendengar mereka kini datang dari berbagai generasi, sehingga setiap materi baru perlu dipikirkan dengan lebih matang.

Ia juga mengakui bahwa proses mencipta lagu saat ini tidak sesederhana masa awal berkarya. Setiap karya perlu dipertimbangkan dari banyak sisi, termasuk peluang diterima publik dan kemampuan lagu itu untuk beresonansi dengan karakter pendengar yang semakin luas.

Kolaborasi lintas medium membuka tafsir baru

Bagi Widi, hadirnya Senja Teduh Pelita di saat band bersiap masuk studio memberi ruang baru bagi para kreator. Musikal tersebut bukan hanya menampilkan lagu dalam bentuk berbeda, tetapi juga memperluas makna lewat sudut pandang lain.

Ia menilai esensi lagu-lagu Maliq & D’Essentials tetap terjaga meski dimaknai ulang di panggung. Yang paling penting, menurut dia, adalah pengalaman emosional yang dibawa penonton pulang setelah menyaksikan pertunjukan itu.

Informasi UtamaRincian
Album baruAlbum studio ke-10
Usia band24 tahun
Lokasi pertunjukanGraha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta
Waktu pertunjukanJumat (3/7/2026)

Menurut Widi, capaian yang lebih berarti bukan sekadar kesamaan makna dengan versi lagu awal, melainkan rasa senang, empati, atau sentuhan emosional lain yang tersisa pada penonton. Energi positif dari pengalaman itu kini menjadi bekal bagi Maliq & D’Essentials saat menuntaskan album ke-10, meski jadwal rilisnya belum diumumkan ke publik.

Source: lifestyle.bisnis.com

Berita Terkait