Manchester City Tinggal Menunggu Kesempatan, Arsenal Bisa Lengser dari Puncak Liga Inggris

Manchester City punya peluang paling nyata untuk mengambil alih puncak klasemen Liga Inggris karena mereka masih menyimpan satu laga tunda. Jika Burnley berhasil dikalahkan pada laga tersebut, tim asuhan Pep Guardiola akan menyamai perolehan poin Arsenal dan langsung menekan sang pemuncak klasemen.

Selisih yang ada di papan atas juga sangat tipis. Arsenal memang masih memimpin dengan 67 poin, tetapi Manchester City hanya tertinggal tiga angka dan unggul satu pertandingan yang belum dimainkan.

Papan atas yang rapuh

Situasi ini membuat persaingan gelar kembali terbuka lebar setelah pekan ke-33 selesai. Arsenal sudah memainkan 33 pertandingan, sedangkan Manchester City baru 32 laga, sehingga satu hasil saja bisa mengubah urutan klasemen secara cepat.

Kekalahan Arsenal 1-2 dari Manchester City pada laga terakhir ikut mempersempit jarak kedua tim. Dalam kondisi seperti ini, selisih gol bisa menjadi faktor yang sangat menentukan bila poin mereka akhirnya sejajar.

Arsenal saat ini mencatat selisih gol +37, hasil dari 63 gol dan 26 kebobolan. Manchester City berada tepat di belakang dengan selisih gol +36 setelah mencetak 65 gol dan kebobolan 29 kali.

Dengan angka yang hampir berimpit, kemenangan tipis pun bisa berdampak besar. Bahkan hasil 1-0 atas Burnley sudah cukup bagi Manchester City untuk mengambil alih posisi teratas jika mereka berhasil menyamai poin Arsenal.

Jadwal yang bisa mengubah peta persaingan

Dua pertandingan yang paling menyita perhatian adalah Arsenal melawan Newcastle United dan Manchester City menghadapi Burnley. Kedua laga itu berpotensi menggeser peta persaingan gelar dalam waktu singkat karena setiap poin terasa sangat mahal di fase akhir musim.

Setelah itu, jadwal masih menyisakan banyak ujian bagi kedua tim. Arsenal harus menjalani laga melawan Fulham, West Ham, Burnley, dan Crystal Palace, sementara Manchester City masih menanti Southampton, Everton, Brentford, Bournemouth, Crystal Palace, dan Aston Villa.

Berikut daftar laga penting yang tersisa bagi kedua tim:

  1. Arsenal vs Newcastle United
  2. Burnley vs Manchester City
  3. Arsenal vs Fulham
  4. Manchester City vs Southampton
  5. West Ham vs Arsenal
  6. Everton vs Manchester City
  7. Arsenal vs Burnley
  8. Manchester City vs Brentford
  9. Crystal Palace vs Arsenal
  10. Bournemouth vs Manchester City
  11. Manchester City vs Crystal Palace
  12. Manchester City vs Aston Villa

Di atas kertas, Arsenal tampak memiliki beberapa laga yang relatif lebih ringan. Namun, tiga partai tandang tetap menyimpan risiko besar, terlebih performa The Gunners belum stabil setelah menelan dua kekalahan beruntun di Liga Inggris.

Manchester City punya jalur yang terbuka

Manchester City juga tidak bisa merasa aman dengan daftar lawan yang tersisa. Burnley, Everton, Brentford, Bournemouth, Crystal Palace, dan Aston Villa masih sama-sama memiliki motivasi besar karena sedang memburu posisi tujuh besar atau zona kompetisi Eropa.

Everton, Brentford, Bournemouth, dan Aston Villa disebut sebagai lawan yang berpotensi mengganggu. Keempat tim itu masih punya target penting di klasemen, sehingga bisa saja tampil agresif saat menghadapi Manchester City.

Meski begitu, City tetap memegang keuntungan penting dari kedalaman skuad dan satu laga cadangan. Modal itu membuat peluang mereka untuk menyalip Arsenal tetap terbuka lebar, terutama bila hasil melawan Burnley berjalan sesuai harapan.

Beban jadwal di kompetisi lain ikut berpengaruh

Persaingan di Liga Inggris juga tidak berdiri sendiri karena kedua tim masih terlibat di kompetisi lain. Arsenal masih harus membagi fokus dengan Liga Champions, sedangkan Manchester City tetap bersaing di Piala FA.

Arsenal akan menghadapi Atletico Madrid di semifinal Liga Champions dalam dua leg, dengan laga pertama pada Kamis (30/4/2026) dan leg kedua pada 6 Mei di kandang. Kondisi ini membuat Mikel Arteta harus lebih berhati-hati dalam mengatur rotasi pemain di liga domestik.

Manchester City terlihat sedikit lebih longgar karena akan menghadapi Southampton dari Championship di semifinal Piala FA. Southampton bahkan sempat menyingkirkan Arsenal dengan skor 2-1, tetapi City disebut memiliki ruang yang lebih besar untuk menjaga kebugaran pemainnya.

Di fase seperti ini, detail kecil bisa menjadi penentu paling besar. Satu kemenangan, satu hasil imbang, atau satu rotasi yang tepat dapat menentukan apakah Arsenal mampu bertahan di puncak atau Manchester City sukses merebut kendali persaingan gelar.

Source: bola.bisnis.com

Berita Terkait