Nama Sarwendah kembali menjadi sorotan setelah dua mantan asisten rumah tangga menuding sikapnya berbeda dari citra yang selama ini terlihat di depan publik. Tuduhan itu muncul dari unggahan akun anonim yang dibagikan ulang pada 12 Juni 2026 dan kemudian ramai diperbincangkan.
Keduanya mengaku pernah bekerja di lingkungan rumah tangga Sarwendah saat keluarga itu tinggal di apartemen Permata Hijau. Dalam curhatan yang beredar, mereka sama-sama menyebut pengalaman kerja yang membuat tidak nyaman dan berujung pada keputusan berhenti lebih cepat dari yang diharapkan.
Keluhan soal sikap saat berinteraksi
Akun @nin.504 mengaku hanya bertahan dua minggu saat menjadi pengasuh anak Sarwendah dan Ruben Onsu. Pemilik akun itu menyebut dirinya bekerja ketika Thania masih berusia dua bulan.
Menurut pengakuan akun tersebut, pertanyaan sederhana dari pegawai baru soal letak perlengkapan anak kerap dijawab dengan nada ketus. Ia menilai respons itu membuat suasana kerja tidak nyaman sejak awal.
Keluhan serupa datang dari akun lain, @yuliyawidiastus575, yang mengaku bekerja sekitar satu bulan. Akun itu menyebut dirinya dipecat tanpa mengetahui alasan yang jelas.
“Enggak tahu alasannya kenapa,” kata akun tersebut. Dalam unggahan itu, Sarwendah juga digambarkan memiliki karakter jutek dalam interaksi langsung.
Perbedaan dengan citra di kamera
Bagian yang paling banyak menarik perhatian muncul saat unggahan itu membandingkan sikap Sarwendah di rumah dengan penampilannya di layar kaca. Menurut pengakuan yang dibagikan, sosok yang ditemui saat bekerja terasa sangat berbeda dari figur yang selama ini dilihat publik.
“Bukan menjelekkan, tapi Bunda memang jutek, beda dengan yang di kamera,” ucap akun tersebut dalam curhat yang ramai dibahas warganet.
Unggahan itu memicu perdebatan di kolom komentar. Sebagian warganet membela Sarwendah dan menilai kondisi pribadi bisa memengaruhi sikap seseorang, sementara yang lain meminta penjelasan langsung dari pihak terkait.
Belum ada tanggapan resmi
Hingga kabar ini diunggah, tim Suara.com telah menghubungi kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, untuk meminta tanggapan atas tuduhan yang beredar. Namun, belum ada klarifikasi resmi maupun bantahan dari pihak hukum Sarwendah.
Absennya jawaban itu membuat isu semakin ramai di media sosial. Sejumlah warganet ikut mengaitkan komentar yang muncul dengan situasi pribadi Sarwendah, meski tuduhan dari akun anonim tersebut belum mendapat verifikasi dari pihak yang bersangkutan.
Source: www.suara.com






