Mark Lee Tegaskan Tak Pensiun, Sinyalkan Album Baru Menyusul Kepindahan dari NCT

Mark Lee menegaskan bahwa dirinya tidak akan meninggalkan dunia musik, meski rumor pensiun sempat ramai menyusul kepergiannya dari NCT. Klarifikasi itu ia sampaikan lewat Bubble, dengan pesan yang secara langsung meredakan kekhawatiran penggemar.

Dalam pesannya, Mark juga memberi sinyal bahwa ia tengah menyiapkan sesuatu yang baru. Ia menyebut ingin terus datang sebagai sosok yang berbeda dan tetap menjadi kekuatan bagi penggemar serta NCTzen, bukan malah menambah kegelisahan di tengah isu yang beredar.

Bantahan tegas atas rumor pensiun

Kabar mengenai Mark Lee yang disebut akan pensiun sempat menyebar luas di media sosial setelah isu hengkangnya dari NCT muncul ke publik. Dari sana, spekulasi berkembang ke berbagai arah, termasuk dugaan bahwa ia akan berhenti total dari karier bermusik.

Lewat Bubble, Mark menutup kabar itu dengan penjelasan yang tegas. Ia menegaskan bahwa dirinya masih ingin kembali hadir untuk penggemar dan akan melakukan yang terbaik, bukan sekadar untuk muncul lagi, tetapi juga untuk terus berkembang sebagai musisi.

Pernyataan tersebut membuat arah sikap Mark menjadi lebih jelas. Ia tidak menunjukkan tanda ingin menjauh dari musik, melainkan memperlihatkan keinginan untuk tetap bertahan dan bertumbuh di jalur yang sudah membesarkan namanya.

Isyarat proyek musik baru

Di tengah perhatian publik, Mark Lee juga mengungkap bahwa dirinya sedang menggunakan waktu yang ada untuk merenung dan mencari inspirasi baru. Ia menyampaikan keinginan untuk terus menjelajahi gaya bermusik yang berbeda, termasuk cara bercerita lewat lagu.

Sinyal itu membuat banyak penggemar menduga bahwa Mark memasuki fase kreatif baru setelah sekitar 10 tahun bersama NCT. Selama itu, ia dikenal bukan hanya sebagai penyanyi, tetapi juga penulis lagu dan musisi yang kerap menghadirkan sentuhan personal dalam karya-karyanya.

Arah pernyataan Mark menunjukkan bahwa fokus utamanya tetap berada pada proses berkarya. Ia tampak ingin memperluas cara berekspresi tanpa meninggalkan identitas musikal yang sudah lekat dengannya.

Jejak album The Firstfruit

Sebelum rumor pensiun mencuat, Mark Lee lebih dulu merilis album penuh perdananya berjudul The Firstfruit pada 7 April 2025. Album tersebut disebut merekam perjalanan hidupnya melalui empat kota yang punya arti penting, yakni Toronto, New York, Vancouver, dan Seoul.

Rilis album itu menjadi penanda bahwa Mark memang sedang membangun identitas musikal yang lebih pribadi. Proyek tersebut memperlihatkan bagaimana pengalaman hidupnya diolah menjadi materi kreatif yang lebih dekat dengan dirinya sendiri.

Karena itu, pernyataan terbaru Mark terasa sejalan dengan langkah yang sudah terlihat sebelumnya. Ia tidak memberi kesan ingin berhenti, melainkan justru ingin memperdalam arah musikalnya lewat eksplorasi yang lebih luas.

Pesan yang muncul sebelum Bubble berakhir

Klarifikasi Mark juga menjadi sorotan karena Bubble disebut akan ditutup pada Senin, 20 April 2026. Situasi itu membuat pesannya terasa penting, sebab menjadi salah satu cara langsung untuk menjangkau penggemar sebelum platform tersebut berakhir.

Dalam waktu berdekatan, Mark juga membagikan foto saat menonton Coachella 2026 pada Sabtu, 18 April 2026, waktu setempat. Ia turut mengunggah foto lain yang memperlihatkan dirinya berada di studio rekaman, yang langsung memancing perhatian penggemar.

Dari unggahan itu, muncul dugaan bahwa studio tersebut adalah Republic Records Studio. Label itu dikenal menaungi sejumlah nama besar, termasuk Ariana Grande dan Taylor Swift, sehingga perhatian terhadap langkah berikutnya Mark pun ikut meningkat.

Sorotan juga mengarah ke akun Instagram pribadinya, @onyourm__ark. Akun itu diketahui diikuti oleh Tunji selaku CEO Def Jam Recordings dan Trinidad yang dikenal sebagai penyanyi, rapper, serta penulis lagu, sehingga spekulasi soal arah karier Mark semakin ramai dibicarakan.

Source: www.idntimes.com

Berita Terkait