Marc Marquez menutup Sprint Race MotoGP Prancis 2026 dengan cara yang paling pahit. Di lap terakhir, pebalap Ducati itu terjatuh setelah terlambat menekan rem di tikungan, sehingga gagal membawa pulang poin dari balapan singkat di Sabtu (9/5).
Di sisi lain, Jorge Martin justru tampil tanpa banyak gangguan dan memenangi sprint race dengan meyakinkan. Pebalap Aprilia asal Spanyol itu memegang kendali sejak start dan tidak pernah benar-benar terancam hingga finis.
Martin langsung membangun jarak
Begitu lampu start padam, Martin langsung menempatkan diri di depan. Pada putaran pertama, ia sudah memimpin bersama Marco Bezzecchi, sementara Francesco Bagnaia dan Fabio Quartararo berada di belakangnya.
Dari situ, Aprilia terlihat cepat menemukan ritme. Martin lalu mulai membuka jarak pada putaran kedua dan mencatat selisih hampir satu detik atas Bezzecchi.
Keunggulan itu membuat Martin lebih leluasa mengatur tempo balapan. Saat para rival masih mencari cara untuk mendekat, posisinya sudah cukup aman untuk menjaga konsistensi sampai akhir.
Bagnaia sempat naik, tetapi Martin tetap nyaman
Francesco Bagnaia kemudian naik ke posisi kedua pada putaran kelima. Namun, pebalap Ducati itu masih tertinggal hampir dua detik dari Martin yang terus menjaga laju stabil di depan.
Memasuki putaran kesembilan, atau saat balapan menyisakan empat lap, jarak antartiga pebalap terdepan sudah cukup lebar. Situasi itu membuat peluang saling salip di barisan depan makin kecil.
Di posisi kedua dan ketiga, Bagnaia dan Bezzecchi sama-sama tidak mampu menekan Martin secara langsung. Martin pun menuntaskan sprint race dengan kemenangan yang terlihat terkendali sejak awal sampai akhir.
Marquez turun posisi sebelum crash
Balapan Marc Marquez berjalan jauh lebih berat dibanding Martin. Sejak fase awal, ia sudah kesulitan mengikuti peningkatan tempo para pebalap di depannya.
Pada putaran ketiga, Marquez turun ke posisi ketujuh. Ia disalip beruntun oleh Pedro Acosta dan Joan Mir, lalu tidak mampu segera mengembalikan posisinya.
Masalah Marquez berlanjut hingga lap-lap berikutnya. Puncaknya datang di putaran terakhir ketika ia terlambat melakukan pengereman di tikungan dan akhirnya terjatuh.
Insiden itu membuat The Baby Alien mengakhiri sprint race tanpa poin. Kegagalan tersebut menjadi penutup yang kontras di tengah balapan yang di bagian depan sudah mulai terkunci.
Banyak pebalap gagal finis
Sprint Race MotoGP Prancis 2026 juga diwarnai sejumlah kecelakaan lain. Hingga putaran ketujuh, beberapa pebalap sudah lebih dulu gagal melanjutkan lomba.
Luca Marini menjadi salah satu nama yang terjatuh lebih awal. Setelah itu, Fabio Diggia, Franco Morbidelli, dan Enea Bastianini juga masuk daftar pebalap yang tidak finis.
Rangkaian insiden itu cukup mencolok karena lintasan disebut sangat baik. Meski begitu, beberapa kesalahan tetap berujung pada crash dan mengubah hasil balapan bagi banyak pebalap.
Dalam kondisi seperti itu, kemenangan Martin terasa makin bernilai. Ia mampu menjaga ketenangan di tengah sprint race yang menuntut ketelitian tinggi, sementara banyak rival justru kehilangan kesempatan karena kesalahan sendiri.
Hasil 10 besar sprint race
Di belakang Martin, Bagnaia finis kedua dan Bezzecchi mengunci posisi ketiga. Pedro Acosta menyusul di urutan keempat, lalu Fabio Quartararo finis kelima dan Joan Mir keenam.
Ai Ogura mengakhiri balapan di posisi ketujuh, diikuti Alex Marquez di urutan kedelapan dan Diogo Moreira di posisi kesembilan. Johann Zarco melengkapi 10 besar di posisi kesepuluh.
Fermin Aldeguer finis ke-11, Brad Binder ke-12, dan Alex Rins berada di urutan ke-13. Hasil itu menegaskan bahwa Martin dan Marquez sama-sama menjadi sorotan utama, tetapi dengan nasib yang sangat berbeda.
Source: oto.detik.com






