Mathew Baker belum disiapkan untuk turun di laga uji coba FIFA Matchday, tetapi namanya tetap ikut menjadi bagian penting dari persiapan Timnas Indonesia senior. John Herdman membawa bek berusia 17 tahun itu ke sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta, sebagai ruang belajar yang bisa memperkaya perkembangan pemain muda tersebut.
Kehadiran Baker di latihan senior memberi gambaran tentang jarak yang masih harus ia tempuh untuk mencapai level tertinggi tim nasional. Di saat yang sama, kesempatan itu juga menjadi bekal sebelum ia kembali ke jalur utama bersama Timnas Indonesia U-19 yang sedang dibangun menuju Piala AFF U-19 2026.
Rasakan langsung intensitas tim senior
Latihan bersama skuad senior memberi Baker pengalaman yang berbeda dari pemusatan latihan kelompok usia. Ia berada di bawah arahan Herdman dan ikut merasakan tempo latihan yang lebih tinggi, sekaligus standar kerja yang menuntut ketepatan dalam setiap momen.
Salah satu cuplikan aktivitas itu juga terlihat di akun Instagram pribadinya, @mat_baker09. Dalam unggahan tersebut, Baker tampak berada di tengah kegiatan tim di Stadion Madya dan terlibat duel perebutan bola dengan Jens Raven.
Bukan untuk laga, melainkan untuk belajar
Meski ikut berlatih bersama tim utama, Baker tidak disiapkan untuk tampil saat Indonesia menjalani laga uji coba melawan Oman pada 5 Juni 2026 dan Mozambik pada 9 Juni 2026. Herdman menempatkan keberadaan Baker di skuad senior sebagai proses pembelajaran, bukan sebagai opsi pertandingan.
Pendekatan seperti ini sejalan dengan kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang tim muda Indonesia. Baker diproyeksikan menjadi salah satu andalan Garuda Muda di Piala AFF U-19 2026, sehingga menit latihan bersama pemain senior diharapkan membantu kesiapan teknis dan mentalnya.
Kembali ke kelompok usia yang sedang dibangun
Sebelum bergabung ke latihan senior, Baker lebih dulu menjalani pemusatan latihan Timnas U-19 di Yogyakarta bersama Nova Arianto. Dari 26 pemain yang dipanggil, namanya masuk dalam daftar pilar yang diandalkan untuk memperkuat Garuda Muda.
Alurnya menjadi jelas: merasakan atmosfer latihan senior, lalu kembali fokus ke tim usianya sendiri. Pola seperti ini memberi kesempatan bagi pemain muda untuk memahami tuntutan yang lebih tinggi sebelum masuk ke turnamen resmi.
Agenda besar menanti Garuda Muda
Piala AFF U-19 2026 akan menjadi ujian awal yang penting bagi Indonesia. Di fase grup, Indonesia berada di Grup A bersama Timor Leste, Myanmar, dan Vietnam, dengan aturan yang hanya memberi tiket semifinal otomatis kepada juara grup.
Setelah itu, perhatian berlanjut ke Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 yang berlangsung pada 31 Agustus hingga 6 September 2026. Indonesia tergabung di Grup H bersama Australia, Malaysia, dan Laos, dengan peluang lolos yang hanya diberikan kepada juara grup dan tujuh runner up terbaik.
Karena dua agenda itu datang berurutan, pengalaman Baker bersama tim senior punya nilai strategis. Bagi Indonesia, setiap kesempatan seperti ini menjadi bagian dari persiapan generasi muda yang harus siap menghadapi level persaingan lebih tinggi dalam waktu dekat.
Source: www.suara.com