Matías Arezo kembali menjadi titik paling penting bagi Peñarol saat mereka bersiap menghadapi Corinthians di Brasil. Di laga pekan ketiga grup E Copa Libertadores itu, tim asal Uruguay tersebut membutuhkan hasil yang menjaga peluang lolos ke fase gugur tetap hidup.
Situasi Peñarol tidak ringan karena mereka baru mengoleksi satu poin dari dua pertandingan awal. Kekalahan di markas Corinthians pada Kamis (30/4) pukul 21.00 waktu Brasil juga akan membuat jalan mereka semakin sempit, terlebih Platense sudah mengunci posisi kedua dengan enam poin setelah menundukkan Santa Fe.
Tumpuan di lini depan
Di tengah tekanan itu, Diego Aguirre menaruh kepercayaan besar kepada Arezo untuk memimpin serangan. Penyerang berusia 23 tahun tersebut tampil produktif pada musim ini bersama Peñarol dengan torehan delapan gol dari 15 pertandingan.
Ketajaman Arezo juga terlihat dalam periode keduanya bersama klub. Eks pemain Grêmio itu sudah mencatat 20 gol dan empat assist dari 39 penampilan, sehingga posisinya tetap menjadi ancaman utama di skuad Carbonero.
Rekam jejak itu membuat Arezo sulit diabaikan saat Peñarol membutuhkan penyelesaian akhir yang efektif. Apalagi, tim tamu diperkirakan harus bekerja keras untuk menciptakan peluang di kandang Corinthians.
Kehilangan besar di tengah
Masalah Peñarol tidak berhenti di lini depan karena sektor tengah juga tidak datang dengan kekuatan penuh. Leo Fernández belum masuk daftar pemain yang dibawa ke pertandingan tersebut menurut laporan GE.
Absennya gelandang yang pernah memperkuat Fluminense itu menjadi pukulan tersendiri bagi Aguirre. Sejak bergabung pada 2024, Fernández terlibat dalam 73 gol dari 107 pertandingan, angka yang menunjukkan betapa penting perannya dalam alur permainan tim.
Fernández juga belum kembali bermain sejak laga melawan Santa Fe pada 9 April. Kondisi itu memaksa Peñarol mencari komposisi lain agar keseimbangan tim tetap terjaga saat menghadapi tekanan tuan rumah.
Tantangan yang menentukan nasib grup
Bagi Peñarol, duel ini bukan hanya soal meraih poin tambahan. Hasil pertandingan akan sangat memengaruhi peluang mereka untuk tetap bersaing dalam perebutan tiket fase gugur di grup E.
Corinthians tentu bukan lawan yang mudah dihadapi di kandang sendiri, sehingga Peñarol harus tampil efisien sejak awal. Dalam situasi seperti ini, produktivitas Arezo dan kemampuan tim menutup celah di lini tengah akan sangat menentukan arah pertandingan.
Peñarol juga masih punya kenangan pada kontribusi besar Arezo di musim 2023. Saat itu, ia menyumbang 21 gol dan satu assist dari 40 laga, kontribusi yang ikut membentuk reputasinya sebagai salah satu pemain paling berbahaya di tim.
Dengan klasemen yang mulai menekan dan absennya Fernández di lini tengah, Peñarol harus menemukan cara untuk tetap kompetitif di Brasil. Jika Arezo bisa mempertahankan ketajamannya, asa wakil Uruguay itu untuk pulang dengan hasil yang menjaga peluang di Libertadores masih terbuka.
