MBG Diduga Dorong Lonjakan Carry dan Gran Max, Pasar Mobil Niaga Ringan Menguat

Pasar mobil niaga ringan di Indonesia mencatat lonjakan tajam pada Semester I 2026. Gaikindo menilai salah satu pendorongnya datang dari program Makan Bergizi Gratis atau MBG yang membutuhkan dukungan distribusi di lapangan.

Di segmen ini, Suzuki Carry dan Daihatsu Gran Max menjadi dua model yang paling menonjol. Keduanya membukukan pertumbuhan penjualan yang jauh di atas periode yang sama tahun sebelumnya dan ikut mengangkat pasar kendaraan roda empat secara keseluruhan.

Lonjakan dua model utama

Berdasarkan data yang disebut Gaikindo, Suzuki Carry membukukan 21.763 unit pada Semester I 2026. Angka itu naik 89,9 persen dibandingkan Semester I 2025, dengan tambahan 10.308 unit.

Daihatsu Gran Max mencatat 41.160 unit pada periode yang sama. Penjualannya tumbuh 81,9 persen dari sekitar 22.617 unit pada Januari hingga Juni 2025.

ModelSemester I 2026Kenaikan vs Semester I 2025
Suzuki Carry21.763 unit89,9 persen
Daihatsu Gran Max41.160 unit81,9 persen

Ketua Bidang Pengembangan Pasar Gaikindo, Jongkie Sugiarto, menyebut kenaikan itu berkaitan dengan kebutuhan distribusi MBG. Kepada www.suara.com, ia mengatakan, “Memang ada peningkatan penjualan kendaraan niaga yang kecil, mungkin karena ada kebutuhan untuk distribusi MBG.”

Tak hanya kendaraan niaga ringan

Penguatan pasar juga terlihat pada segmen kendaraan niaga medium dan berat. Mitsubishi Fuso mencatat penjualan 17.535 unit pada Semester I 2026, naik 53,3 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Isuzu membukukan 13.890 unit, tumbuh 23,2 persen dibandingkan 11.275 unit pada Semester I 2025. Hino juga mencatat kenaikan dengan 10.660 unit pada paruh pertama tahun ini, atau naik 30 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

ProdusenSemester I 2026Perubahan
Mitsubishi Fuso17.535 unitNaik 53,3 persen
Isuzu13.890 unitNaik 23,2 persen
Hino10.660 unitNaik 30 persen

Dari sisi pasar mobil baru secara keseluruhan, Gaikindo mencatat wholesales Semester I 2026 mencapai 436.564 unit. Jumlah itu naik 15,9 persen atau bertambah 59.857 unit dibandingkan Januari hingga Juni 2025.

Data tersebut menunjukkan momentum penjualan yang menguat di berbagai segmen kendaraan. Namun, sorotan terbesar tetap tertuju pada mobil niaga ringan karena lonjakan Carry dan Gran Max berlangsung paling agresif di tengah kebutuhan distribusi yang ikut berubah.

Source: www.suara.com
Berita Terkait