Conor McGregor menegaskan dirinya siap mengulang dominasi atas Max Holloway saat keduanya bertemu di UFC 329, Las Vegas. Petarung asal Irlandia itu bahkan menyebut hasil laga nanti bisa dibuat lebih meyakinkan daripada pertemuan pertama mereka.
Keyakinan McGregor hadir di tengah sorotan besar terhadap comeback-nya setelah absen panjang dari oktagon. UFC 329 pun langsung dipandang sebagai panggung penting untuk mengukur apakah salah satu nama terbesar dalam sejarah UFC itu masih memiliki daya ledak yang sama.
Holloway datang dengan catatan aktivitas yang jauh lebih padat
Di sisi lain, Max Holloway bukan lawan yang datang tanpa modal. Selama McGregor tidak bertarung, Holloway tetap aktif dan membukukan 5 kemenangan serta 3 kekalahan dalam periode tersebut.
Salah satu hasil paling menonjol dari rentang itu adalah kemenangan Holloway atas Justin Gaethje lewat KO dramatis pada detik-detik akhir UFC 300. Kemenangan tersebut sekaligus membuatnya merebut sabuk BMF dan menjaga reputasinya sebagai petarung yang konsisten berbahaya.
McGregor tetap percaya diri berada di level lebih tinggi
Meski mengakui kualitas Holloway, McGregor tetap menilai dirinya unggul jauh. Ia menyebut Holloway sebagai petarung tangguh dengan keterampilan yang hebat, tetapi tidak selevel dengannya.
“Max adalah petarung tangguh dengan keterampilan hebat,” kata McGregor kepada UFC On Paramount+. “Namun, dia tidak selevel dengan saya. Saya satu level di atas, bahkan beberapa level di atas – dari segi keterampilan, mental, dan fisik.”
Pernyataan itu memperlihatkan lagi karakter khas McGregor yang selalu datang dengan rasa percaya diri tinggi. Dalam pandangannya, pertemuan ulang ini bukan sekadar duel biasa, melainkan kesempatan untuk menegaskan kembali posisinya di puncak.
Kelas welter disebut jadi faktor yang menguntungkan
Pertarungan McGregor dan Holloway dijadwalkan berlangsung di kelas welter atau 170 pound. McGregor menilai perubahan divisi itu bisa menjadi keuntungan penting karena Holloway belum pernah bertarung di kelas tersebut.
Ia juga menyoroti total waktu bertarung Holloway di oktagon yang mencapai delapan setengah jam. Bagi McGregor, catatan itu justru menunjukkan lawannya belum memiliki kemampuan penyelesaian seperti dirinya.
“Dia sangat aktif. Bahkan, dia memiliki waktu paling banyak di dalam oktagon, yaitu delapan setengah jam,” ujar McGregor. “Bagi saya, saya melihat itu dan berkata, ‘Itu berarti Anda tidak bisa mengalahkan orang dengan KO.’ Namun, dia belum pernah bertarung di kelas 170 pound, dan ini adalah pertarungan kelas 170 pound.”
Reuni dua nama besar dengan sejarah panjang
McGregor dan Holloway terakhir kali bertemu pada 2013 di UFC Fight Night 26. Saat itu, McGregor menang lewat keputusan mutlak juri meski tampil dalam kondisi cedera ACL.
Pertemuan ulang ini membuat UFC 329 mendapat perhatian besar dari penggemar MMA. Dengan riwayat panjang di antara keduanya, laga di Las Vegas bukan hanya soal comeback McGregor, tetapi juga tentang apakah Holloway bisa membalikkan cerita lama yang pernah menguntungkan lawannya.
Source: www.viva.co.id






