Menu Ronaldo Nyaris Tanpa Gula, Susu, dan Tepung Demi Kebugaran Prima

Cristiano Ronaldo menjaga kebugarannya lewat pola makan yang sangat ketat, bukan hanya lewat latihan dan disiplin fisik. Menurut mantan koki pribadinya, Giorgio Barone, menu harian Ronaldo di Al-Nassr disusun dari makanan sederhana yang sehat, dengan aturan tegas: tanpa gula, tanpa susu, dan tanpa produk berbasis tepung.

Pola seperti itu membuat asupan hariannya terlihat sangat terukur. Barone menggambarkan kebiasaan makan Ronaldo sebagai sesuatu yang konsisten, karena sang pemain “makan sedikit dari semuanya, tetapi selalu yang sehat.”

Di bagian malam, pilihannya bahkan dibuat lebih ringan. Barone menyebut Ronaldo biasanya makan ikan atau daging fillet yang selalu ditemani sayuran, sehingga menu malamnya tetap sederhana dan tidak terasa berat sebelum istirahat.

Susunan makan malam itu menunjukkan bahwa pengendalian porsi menjadi bagian penting dari rutinitasnya. Bukan hanya jenis makanannya yang dijaga, tetapi juga cara menyusun menu agar tubuh tetap mendapat asupan tanpa beban berlebihan.

Sarapan tanpa pemanis

Disiplin makan Ronaldo sudah terlihat sejak pagi. Barone mengatakan sarapan sang bintang Portugal kerap berisi alpukat, kopi, dan telur, tanpa tambahan gula sama sekali.

“Mulai dari sarapan, dia makan alpukat dengan kopi, telur, dan tanpa gula. Benar-benar tidak ada gula,” ujar Barone dalam wawancara dengan Covers.com, seperti dikutip Tribal Football. Kebiasaan ini memperlihatkan bahwa Ronaldo tidak bergantung pada pemanis untuk memulai aktivitas harian.

Pilihan sarapan tersebut juga menegaskan pola makan yang mengandalkan bahan utuh. Alpukat, kopi, dan telur menjadi kombinasi yang sederhana, tetapi tetap disusun dengan tujuan menjaga energi awal tetap stabil.

Siang hari bertumpu pada protein dan sayuran

Saat makan siang, Ronaldo disebut lebih banyak bergantung pada ayam, ikan, dan sayuran segar. Barone menjelaskan bahwa jika tubuh membutuhkan karbohidrat, sumbernya tetap diambil dari sayuran, bukan dari makanan berbasis tepung.

“Jika dia butuh karbohidrat, dia mendapatkannya dari sayuran, jadi tidak perlu makanan seperti pasta, roti, atau makanan berbasis tepung lainnya,” kata Barone. Pola ini membuat menu siang Ronaldo tetap ringan, tetapi masih memberi dukungan yang dibutuhkan tubuh.

Ayam dan ikan menjadi sumber protein utama, sementara sayuran membantu menjaga keseimbangan menu. Dengan susunan seperti itu, Ronaldo tidak mengandalkan pasta, roti, atau olahan tepung lain untuk memenuhi kebutuhan energi hariannya.

Tanpa susu dalam rutinitas harian

Selain menghindari gula dan tepung, Ronaldo juga disebut tidak mengonsumsi susu. Informasi itu datang langsung dari penuturan Barone, yang menekankan bahwa susu bukan bagian dari rutinitas makan sang pemain.

Barone bahkan memberikan pandangan pribadinya soal kebiasaan minum susu pada orang dewasa. “Tidak ada susu. Manusia adalah satu-satunya hewan yang minum susu dari hewan lain,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa menurut dirinya, minum susu setelah masa bayi bukan kebiasaan yang alami. Pandangan tersebut merupakan opini Barone, bukan rekomendasi medis dalam artikel sumber.

Menu yang dibangun lewat konsistensi

Jika dirangkum, pola makan Ronaldo bertumpu pada kesederhanaan dan pengaturan yang ketat. Telur, alpukat, ayam, ikan, daging tanpa lemak, dan sayuran segar menjadi dasar menu hariannya, sementara gula, susu, pasta, roti, dan bahan berbasis tepung dijauhkan dari rutinitas makan.

Dari keterangan Barone, terlihat bahwa Ronaldo tidak sekadar memilih makanan sehat, tetapi juga menjaga konsistensi dari pagi hingga malam. Pola makan itu menjadi bagian penting dari upaya mempertahankan kebugaran dan performanya sebagai atlet elite.

Source: www.suara.com

Disclaimer
Artikel ini disusun dengan bantuan sistem otomasi dan ditinjau oleh redaksi agar tetap sesuai dengan fakta dari sumber rujukan.
Berita Terkait