Mercedes-AMG menyiapkan GT 4-Door Coupe berikutnya sebagai lompatan besar yang paling terasa adalah hilangnya mesin V-8. Penggantinya bukan sekadar mesin listrik biasa, melainkan paket performa berbasis arsitektur 800 volt yang diarahkan untuk menjadikan mobil ini tetap setara, bahkan lebih ekstrem, sebagai four-door supercar.
Arah baru itu membuat GT 4-Door Coupe 2027 tidak hanya berubah pada sumber tenaganya. AMG juga membangun ulang karakter mobil melalui kokpit yang lebih futuristis, pengisian daya yang jauh lebih agresif, serta sistem pengendalian yang lebih presisi untuk menahan bobot dan tenaga besar khas mobil listrik performa tinggi.
Fondasi baru untuk performa yang lebih cepat
Penerus GT 4-Door Coupe akan memakai AMG Electric Architecture dengan sistem 800 volt. Pendekatan ini menggantikan arsitektur 400 volt seperti pada EQE, dengan tujuan utama mempercepat pengisian ulang dan meningkatkan efisiensi penggunaan energi.
AMG juga menyiapkan tiga motor listrik axial flux untuk model ini. Seluruh paket dipadukan dengan penggerak semua roda 4Matic+ yang diperbarui, termasuk motor yang bisa dilepas sambung agar distribusi torsi lebih fleksibel di berbagai kondisi.
Dengan konfigurasi tersebut, AMG bisa menghadirkan torque vectoring yang lebih presisi di poros belakang. Di saat yang sama, sistem AMG Race Engineer memberi pengemudi kendali langsung atas respons mobil, karakter tikungan, dan kontrol traksi saat mobil sedang bergerak.
Targetnya bukan sekadar cepat di jalan lurus
Mercedes-AMG belum mengumumkan angka final tenaga maupun torsi. Namun ekspektasi terhadap mobil ini sudah sangat tinggi, apalagi generasi gas dan hibrida sebelumnya pernah mencapai 831 hp dan 1.032 lb-ft.
Sprint 0–60 mph juga diperkirakan akan sangat cepat. Model gas tercepat sebelumnya sudah mencatat 2,6 detik, dan varian listrik teratas disebut berpotensi melampaui capaian itu.
Untuk menjaga konsistensi performa, AMG menyiapkan sistem pendinginan baterai dengan oli non-konduktif yang dialirkan langsung ke tiap sel. Cara kerja ini ditujukan agar baterai tetap dingin saat mobil dipakai keras di lintasan, sekaligus lebih cepat hangat ketika cuaca dingin.
Pengisian daya jadi senjata utama
Salah satu poin paling menarik dari GT 4-Door Coupe 2027 ada pada kemampuan isi ulangnya. Berkat arsitektur 800 volt, model ini diposisikan jauh di atas batas pengisian 170 kW milik EQE dan diarahkan pada kemampuan isi ulang ultra-cepat.
Dalam pengujian konsep Mercedes-AMG, puncak dayanya bahkan sempat mendekati 850 kW. Jika angka itu mendekati bentuk produksi, mobil ini berpeluang menjadi salah satu sedan performa listrik dengan waktu pengisian paling agresif di kelasnya.
Soal jarak tempuh, AMG berharap ada kenaikan tipis dibanding estimasi 220 mil milik AMG EQE. Motor axial flux yang lebih ringkas dan siluet rendah yang aerodinamis menjadi dua alasan utama di balik target tersebut.
Kabin ikut berubah total
Bagian interior juga mendapat pembaruan besar. Kabin baru memakai sistem operasi Mercedes-Benz yang diperbarui, layar pengemudi 10,2 inci, layar sentuh infotainment 14 inci yang condong ke arah pengemudi, serta layar penumpang depan opsional dengan ukuran yang sama.
Di konsol tengah, AMG memasang dua pad pengisian daya nirkabel dan cupholder bercahaya. Ada pula setir generasi baru dengan kontrol Drive Unit, atap kaca panoramik yang diterangi, serta permukaan Manufaktur yang lebih luas dengan opsi warna pesanan.
Pintu ikut didesain ulang dengan armrest yang melayang dan panel tengah berpola diamond quilting. Sentuhan itu membuat kabin terasa lebih mewah, tetapi tetap berada dalam bahasa desain yang modern dan lebih rapat.
Masih praktis untuk dipakai harian
Meski tampil jauh lebih ekstrem, format kabinnya tetap dibuat akrab. GT 4-Door Coupe diperkirakan masih menawarkan konfigurasi standar empat penumpang, dengan bangku belakang tiga kursi sebagai opsi untuk total lima penumpang.
Ruang kabin juga diproyeksikan mendekati model sebelumnya. Sebagai acuan, GT 4-Door 2026 memiliki ruang kaki 41,7 inci di depan dan 35,5 inci di belakang, dengan kapasitas bagasi 16,1 kaki kubik.
Siap masuk medan persaingan berat
Di segmen ini, Mercedes-AMG GT 4-Door Coupe 2027 akan berhadapan langsung dengan Porsche Taycan dan Audi E-Tron GT. Tantangannya bukan hanya mengejar kecepatan lurus, tetapi juga menjaga karakter berkendara khas AMG tetap terasa meski V-8 sudah diganti motor listrik.
Bobot menjadi pekerjaan besar lain yang harus dibereskan. Mobil ini disebut kemungkinan akan cukup berat, sesuatu yang umum pada EV performa besar, tetapi AMG berharap suspensi udara dengan active ride control dan hydraulic roll stabilization bisa menjaga mobil tetap lincah dan stabil.
Di sisi pengereman, AMG memasang rotor karbon-keramik di depan dan cakram baja di belakang. Kombinasi itu menegaskan bahwa model baru ini memang dirancang sebagai mesin performa tinggi, bukan sekadar membawa badge AMG ke era listrik.







