MES Dirombak Jadi Lebih Membumi, Rosan Minta Ekonomi Syariah Punya Dampak Nyata

Ekonomi syariah kembali mendapat sorotan setelah para pemimpin baru Masyarakat Ekonomi Syariah menekankan satu tuntutan yang sama: sektor ini harus terasa manfaatnya di kehidupan masyarakat. Pesan tersebut muncul seiring pelantikan Pengurus Pusat MES periode 1447–1452 H yang dipimpin Rosan P. Roeslani.

Dorongan agar ekonomi syariah tidak berhenti di tataran gagasan menjadi benang merah dari langkah awal kepengurusan baru itu. Arah kerjanya kini dituntut lebih praktis, dengan hasil yang bisa dirasakan publik dan tidak sekadar tercatat dalam angka pertumbuhan.

Dari angka menuju dampak nyata

Rosan menegaskan bahwa ekonomi syariah tidak boleh dipandang hanya dari besarnya statistik. Ia mengingatkan bahwa pemikiran, wacana, visi, dan misi tanpa pelaksanaan hanya akan menjadi halusinasi.

Melalui akun Instagram, Rosan menyampaikan selamat bertugas kepada seluruh pengurus pusat MES periode 1447–1452 H. Ia menekankan bahwa ekonomi syariah harus kuat dalam manfaat, bukan hanya besar secara ukuran.

Pernyataan itu sekaligus memberi arah baru bagi MES. Fokusnya bukan hanya memperluas sektor, tetapi memastikan masyarakat benar-benar merasakan hasilnya.

Pelantikan di Jakarta dan komposisi baru kepengurusan

Pelantikan Pengurus Pusat MES periode 1447–1452 H berlangsung di Jakarta pada Minggu (24/5/2026). Acara tersebut dipimpin Ketua Dewan Pertimbangan PP MES, Ma’ruf Amin.

Selain Rosan, Menteri Koperasi Ferry Juliantono juga dilantik sebagai Ketua Harian Pengurus Pusat MES. Kehadiran dua tokoh itu menambah bobot kepengurusan baru yang ditargetkan lebih dekat dengan implementasi.

Struktur baru ini langsung dibarengi ekspektasi tinggi. Para tokoh yang terlibat sama-sama menekankan bahwa MES perlu hadir sebagai gerakan yang menghasilkan manfaat sosial, bukan sekadar organisasi dengan gagasan besar.

Ma’ruf Amin lihat peluang Indonesia masih terbuka lebar

Ma’ruf Amin menilai masa depan ekonomi syariah nasional tetap cerah. Ia melihat Indonesia memiliki peluang besar untuk memperkuat posisi di level global.

Menurut Ma’ruf, sektor ekonomi syariah sudah berkontribusi sekitar 30%-40% terhadap ekonomi nasional. Capaian itu, kata dia, menunjukkan ruang pengembangan yang masih sangat besar.

Ia juga menyebut Indonesia saat ini berada di peringkat ketiga global. Dari posisi itu, Ma’ruf mendorong strategi yang lebih terarah agar target posisi pertama bisa dikejar lebih cepat.

Bagi Ma’ruf, potensi besar tidak cukup berdiri sendiri. Kebijakan yang jelas dan pelaksanaan yang konsisten harus berjalan bersama agar ambisi itu tidak berhenti di atas kertas.

Syariah, keadilan, dan kepentingan publik

Ma’ruf juga menegaskan bahwa ekonomi syariah tidak boleh dibaca semata sebagai alat mengejar keuntungan finansial. Sistem ini harus tetap mengutamakan pelayanan, keadilan, dan kemaslahatan publik.

Ia menyebut syariah hadir sebagai buku petunjuk agar inovasi berjalan baik dan tidak merugikan rakyat. Pandangan itu menempatkan masyarakat sebagai pusat dari pengembangan ekonomi syariah.

Dengan begitu, pertumbuhan sektor ini tidak hanya diukur dari ekspansi angka. Ukuran utamanya adalah sejauh mana kepentingan publik terlindungi dan manfaatnya menyebar luas.

Dorongan Ferry Juliantono ke sektor riil

Ferry Juliantono mendorong agar seluruh sumber daya lembaga keuangan syariah dimanfaatkan secara optimal. Ia menilai gerakan ekonomi syariah akan lebih kuat bila tidak berhenti pada tataran konsep.

Ia juga meminta MES masuk lebih dalam ke sektor riil. Menurut Ferry, langkah itu penting agar gerakan ini ikut melahirkan pengusaha-pengusaha muslim baru di berbagai daerah Indonesia.

Dalam pernyataannya, Ferry menegaskan harapan agar lahir jauh lebih banyak pelaku usaha dari gerakan MES. Ia menyebut tidak cukup hanya ada “9 haji”, melainkan perlu muncul 90 bahkan 900 pengusaha muslim baru.

Dengan pesan yang datang dari Rosan, Ma’ruf Amin, dan Ferry Juliantono, arah MES periode baru terlihat jelas. Ekonomi syariah kini dituntut tampil sebagai kekuatan yang nyata, bermanfaat luas, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Source: finansial.bisnis.com

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer