Peluncuran sedan baru MG berakhir mendadak setelah siaran daringnya dihentikan di tengah banjir tuduhan plagiarisme desain. Keputusan itu diambil langsung oleh General Manager MG, Chen Cui, ketika kritik dari warganet terus menguat dan kolom komentar sulit dikendalikan.
Kontroversi tersebut muncul karena tampilan MG 07 dinilai terlalu mirip dengan mobil lain yang sudah lebih dulu dikenal. Di ruang digital Tiongkok, eksteriornya disebut menyalin bahasa bentuk Porsche Taycan dan Xiaomi SU7.
Detail yang paling disorot dari MG 07
Berdasarkan dokumen regulasi resmi pemerintah, model ini tercatat membawa nama MG 07. Mobil tersebut memiliki panjang 4.886 mm, lebar 1.900 mm, tinggi 1.478 mm, dan jarak sumbu roda 2.825 mm.
Secara visual, bagian depan mobil mengusung bentuk yang digambarkan menyerupai hidung hiu. Dari samping, bodinya memakai kontur halus dengan minim garis tegas sehingga tampil bersih dan mengalir.
Teknologi juga menjadi bagian penting dari sedan ini. Di bagian atap atas terpasang sensor lidar, sementara beberapa kamera optik ditempatkan di sejumlah titik untuk mendukung sistem keselamatan aktif dan fungsi otonom.
Spesifikasi MG 07
| Aspek | Rincian |
|---|---|
| Nama model | MG 07 |
| Panjang | 4.886 mm |
| Lebar | 1.900 mm |
| Tinggi | 1.478 mm |
| Jarak sumbu roda | 2.825 mm |
| Penggerak | BEV dan PHEV |
| BEV | Motor 176 kW, penggerak roda belakang, jarak tempuh 650 km |
| PHEV | Mesin 1.500 cc dan motor listrik 152 kW, jarak listrik murni 185 km WLTC |
MG menyiapkan dua pilihan sistem penggerak untuk sedan tersebut. Opsi pertama adalah battery electric vehicle atau BEV, sedangkan opsi kedua berupa plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV.
Untuk varian BEV, mobil ini menggunakan penggerak roda belakang dengan motor bertenaga maksimum 176 kW. Jarak tempuhnya disebut mencapai 650 km.
Sementara itu, varian PHEV menggabungkan mesin 1.500 cc dengan motor listrik bertenaga 152 kW. Dalam mode listrik murni, versi ini diklaim dapat menempuh hingga 185 km berdasarkan parameter WLTC.
Kritik publik mengganggu agenda pengenalan
Isu desain ini membesar pada saat MG berupaya menstabilkan pengenalan produk barunya di pasar domestik. Tekanan meningkat karena foto dan video unit uji tanpa kamuflase sudah lebih dulu tersebar luas di berbagai platform media sosial lokal.
Sejumlah unit pengujian dilaporkan terlihat melaju di jalan raya di Tiongkok tanpa penutup bodi. Kemunculan visual yang semakin jelas itu membuat perdebatan soal desain berkembang sebelum proses peluncuran berjalan mulus.
Gelombang komentar negatif kemudian menjadi pukulan bagi upaya MG memperkenalkan sedan anyar tersebut ke konsumen lokal. Alih-alih membahas produk, perhatian publik justru tersedot pada kemiripan desain dengan mobil listrik premium lain.
Penghentian siaran daring menunjukkan besarnya tekanan yang dihadapi perusahaan dalam momen penting itu. Langkah tersebut juga menandai bahwa isu desain kini menjadi tantangan utama, bukan sekadar gangguan kecil di media sosial.
MG coba menguatkan narasi desain Inggris
MG kemudian menggeser pembahasan dari tuduhan penjiplakan ke narasi sejarah merek. Perusahaan mengaitkan konsep bodi mobil ini dengan warisan desain Inggris yang selama ini menjadi bagian dari identitas MG.
Pabrikan itu menegaskan siluet sedan rendah dan aerodinamis tersebut merupakan evolusi modern dari MGB GT, model klasik Inggris yang diperkenalkan pada 1962. Dengan pendekatan itu, MG menolak anggapan bahwa mobil barunya hanya mengikuti cetak biru kendaraan listrik yang sedang tren.
Taruhan citra di pasar domestik
Upaya memulihkan persepsi publik dinilai penting karena posisi MG di pasar lokal belum kuat. Pada periode Mei 2026, pangsa pasar retail domestik perusahaan itu tercatat hanya 1,1%.
Angka tersebut menunjukkan ruang tumbuh MG di pasar dalam negeri masih terbatas. Karena itu, setiap peluncuran model baru menjadi sangat penting untuk membangun penerimaan konsumen dan memperkuat citra merek.
Di sisi lain, performa bisnis global MG justru memperlihatkan arah yang berbeda. Perusahaan ini disebut mampu mengekspor lebih dari 700.000 unit kendaraan ke pasar internasional setiap tahun.
Kontras antara ekspor yang kuat dan pangsa pasar domestik yang kecil membuat peluncuran sedan baru ini memiliki bobot strategis. Isu plagiarisme desain pun berpotensi mengganggu target yang lebih besar dari sekadar memperkenalkan satu model baru.
Kontroversi yang menyertai MG 07 menempatkan pabrikan itu dalam posisi yang tidak mudah di Tiongkok. Di tengah penyebaran visual unit uji dan kritik tajam dari warganet, perusahaan kini harus menjaga agar pembahasan publik tidak terus terkunci pada tuduhan kemiripan desain semata.







