Film Michael kini resmi memegang rekor sebagai film biografi musisi terlaris sepanjang masa. Pencapaian itu diraih setelah total pendapatannya menembus USD911,9 juta atau sekitar Rp16,21 triliun di seluruh dunia.
Angka tersebut membuat film garapan sutradara Antoine Fuqua itu melampaui Bohemian Rhapsody, yang sebelumnya menjadi pemegang rekor dengan raihan global USD903,6 juta atau sekitar Rp16,06 triliun. Selisih tipis itu cukup untuk mengakhiri dominasi film tentang Freddie Mercury dan Queen yang bertahan selama delapan tahun.
Dorongan Besar dari Pasar Internasional
Keberhasilan Michael tidak hanya ditopang oleh pasar domestik Amerika Utara, tetapi juga oleh kinerja luar negeri yang sangat kuat. Dari pasar domestik, film ini mengumpulkan USD358,6 juta atau sekitar Rp6,37 triliun.
Sementara itu, kontribusi pasar internasional mencapai USD703,8 juta atau sekitar Rp12,4 triliun. Menurut laporan Deadline, respons penonton di luar Amerika Utara menjadi faktor besar yang mendorong film ini melampaui ekspektasi banyak pengamat.
Pembukaan yang Langsung Meledak
Sejak tayang di bioskop pada April 2026, Michael langsung menunjukkan kekuatan komersialnya. Pada pekan pertama, film ini mencatat pembukaan domestik terbesar sepanjang sejarah untuk kategori biopik musik.
Film tersebut meraih USD97,2 juta atau sekitar Rp1,71 triliun pada akhir pekan pembukaan domestik. Hasil itu sekaligus menggeser Straight Outta Compton, film biografi grup hip-hop N.W.A. yang sebelumnya memegang rekor pembukaan genre tersebut sejak 2015.
Jaafar Jackson Jadi Salah Satu Daya Tarik Utama
Performa kuat film ini juga tidak lepas dari penampilan Jaafar Jackson, keponakan kandung Michael Jackson. Kemiripan visual, vokal, dan gerak tari yang dibawakan Jaafar disebut mendapat pujian dari penonton dan pengamat.
Respons positif itu membantu menjaga momentum film di box office. Di saat yang sama, Michael berkembang menjadi fenomena budaya pop global yang menjangkau penonton dari berbagai negara sejak hari pertama penayangan.
Rekor Baru untuk Graham King
Pencapaian ini juga menghadirkan catatan unik bagi produser Graham King. Ia sebelumnya berada di balik Bohemian Rhapsody, film yang kini posisinya digeser oleh karya terbarunya sendiri.
Dengan begitu, Graham King menjadi produser yang berhasil mematahkan rekor dunia yang pernah ia ciptakan sendiri. Kondisi ini menegaskan bahwa nama Michael Jackson masih memiliki daya tarik besar di industri film dunia, sekaligus memperkuat posisi Michael sebagai proyek biopik musik paling sukses sejauh ini.
