Milei Siapkan Hari Libur Nasional Meski Argentina Tumbang di Final Piala Dunia 2026

Author: Redaksi Android62

Presiden Argentina Javier Milei menyiapkan hari libur nasional untuk menghormati perjalanan tim nasional di Piala Dunia 2026. Rencana itu tetap berjalan meski Argentina kalah 0-1 dari Spanyol pada pertandingan final.

Tanggal libur belum ditentukan karena pemerintah menunggu keputusan pemain dan staf pelatih mengenai agenda perayaan. Milei menyampaikan rencana tersebut melalui unggahan di akun X miliknya.

Dalam pernyataannya, Milei menegaskan hari perayaan akan ditetapkan sebagai hari libur nasional setelah ada kesepakatan dari skuad. Kebijakan itu ditujukan sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan Timnas Argentina hingga laga terakhir turnamen.

“Mengingat kekhawatiran terkait perayaan untuk merayakan prestasi tim nasional Argentina, saya ingin menginformasikan kepada publik bahwa, tergantung pada keputusan yang diambil oleh para pemain dan staf pelatih mengenai tanggal perayaan, hari tersebut akan dinyatakan sebagai hari libur nasional,” kata Milei.

Kepulangan Skuad Berlangsung Bertahap

Federasi Sepak Bola Argentina atau AFA mengonfirmasi bahwa sebagian rombongan akan tiba di Buenos Aires pada Senin. Namun, sejumlah pemain tidak langsung kembali ke Argentina setelah final di Amerika Serikat.

Beberapa pemain dijadwalkan terbang ke tujuan lain untuk bergabung dengan klub atau memulai masa liburan. Sebagian pemain, staf pelatih, dan anggota staf lainnya diperkirakan tiba di Argentina sekitar pukul 17.00 pada Senin.

Kelompok Rencana Setelah Final Jadwal
Sejumlah pemain Terbang ke tujuan lain untuk klub atau liburan Tidak langsung pulang ke Argentina
Sebagian pemain dan staf Kembali ke Buenos Aires Senin sekitar pukul 17.00

Pengaturan perjalanan tersebut membuat waktu perayaan nasional belum dapat dipastikan. AFA menyatakan keputusan perjalanan diambil setelah pertandingan final selesai.

Final Berakhir pada Perpanjangan Waktu

Argentina menghadapi Spanyol di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, pada Minggu. Laga puncak itu berlanjut ke perpanjangan waktu setelah kedua tim tidak mencetak gol pada waktu normal.

Spanyol kemudian memecah kebuntuan pada menit ke-106 melalui sontekan jarak dekat Ferran Torres. Gol itu memastikan Spanyol menang 1-0 dan meraih gelar juara dunia kedua mereka.

Perjuangan Argentina menjadi lebih berat setelah Enzo Fernandez menerima kartu merah pada menit ke-93. Skuad asuhan Lionel Scaloni harus memainkan sebagian besar perpanjangan waktu dengan 10 pemain.

Peluang Argentina pada fase akhir pertandingan hadir pada menit ke-117 melalui tembakan kapten Lionel Messi. Upaya tersebut masih mampu diblok pertahanan Spanyol.

Ambisi Mempertahankan Gelar Terhenti

Argentina datang ke final dengan peluang menjadi tim pertama yang mempertahankan gelar Piala Dunia sejak Brasil pada 1958 dan 1962. Upaya itu akhirnya terhenti setelah gol Torres pada masa tambahan waktu.

Milei tetap menyampaikan apresiasi kepada para pemain setelah kekalahan tersebut. “Terima kasih banyak, para pemain…!!! Berjuang hingga akhir. Argentina selalu bangga,” ujar Milei.

Rencana hari libur nasional menegaskan bahwa hasil final tidak menghapus penghargaan negara terhadap pencapaian skuad Albiceleste. Keputusan mengenai waktunya kini menunggu agenda yang disepakati para pemain dan staf pelatih.

Source: bola.kompas.com
Berita Terbaru