Mitsubishi XForce HEV membawa klaim jarak tempuh lebih dari 1.000 kilometer dengan tangki bensin 42 liter. Angka tersebut menjadi salah satu modal utama saat SUV hybrid lima penumpang ini masuk ke pasar yang sudah dipenuhi model dari Jepang dan China.
Klaim jarak jelajah itu bertumpu pada sistem Hybrid Electric Vehicle generasi kedua Mitsubishi. Efisiensi nyata tetap dipengaruhi kondisi jalan serta gaya berkendara penggunanya.
Penggerak listrik menjadi elemen penting dalam karakter XForce HEV, terutama saat mobil digunakan di perkotaan. Mitsubishi menyebut motor listrik dapat bekerja sebagai penggerak utama agar respons akselerasi terasa lebih instan, linear, serta lebih senyap.
| Komponen | Tenaga | Torsi |
|---|---|---|
| Motor listrik | 116 PS | 255 Nm |
| Mesin bensin 1,6 liter | 107 PS | 134 Nm |
Sistem tersebut memadukan motor listrik dengan mesin bensin 1,6 liter DOHC MIVEC. Mesin akan mengambil peran ketika mobil memerlukan tenaga lebih besar atau saat baterai perlu diisi ulang secara otomatis.
Kemampuan Long EV Drive ditawarkan untuk memperpanjang penggunaan motor listrik. Pendekatan ini berpotensi menekan konsumsi bahan bakar sekaligus mengurangi getaran dan kebisingan di dalam kabin.
Tujuh Mode untuk Beragam Kondisi Jalan
Mitsubishi XForce HEV menyediakan tujuh mode berkendara, yakni Normal, Wet, Gravel, Mud, Tarmac, EV Priority, dan Charge Mode. Kelengkapan ini memberi pilihan pengaturan sesuai permukaan jalan maupun kebutuhan pengemudi.
Tarmac Mode dirancang untuk memberikan respons lebih agresif di jalan aspal. Sementara itu, EV Priority memaksimalkan pemakaian tenaga listrik dan Charge Mode membantu pengisian baterai menggunakan mesin bensin.
Mobil ini juga mengandalkan ground clearance tinggi sebagai salah satu nilai jualnya. Kombinasi sistem full hybrid dan pilihan mode berkendara menjadi pembeda dari XForce bermesin bensin sebelumnya.
Harga dan Kelengkapan Kabin
| Varian | Harga | Pembeda Utama |
|---|---|---|
| XForce HEV | Rp 445 juta | Sistem hybrid generasi kedua dan fitur utama |
| XForce HEV Premium Package | Rp 470 juta | Tambahan fitur premium serta kenyamanan |
Varian dasar Mitsubishi XForce HEV dipasarkan mulai Rp 445 juta, sedangkan Premium Package dibanderol Rp 470 juta. Selisih Rp 25 juta pada varian tertinggi menghadirkan tambahan fitur kenyamanan dan kelengkapan kabin.
Fitur yang tersedia meliputi frameless panoramic roof, Dual Zone Auto AC dengan NanoeX, serta kursi belakang dengan delapan pengaturan kenyamanan. Premium Package menambahkan Dynamic Sound Yamaha Premium, power tailgate, power driver seat, wireless smartphone charger, ambient lighting, dan Tire Pressure Monitoring System.
Paket keselamatannya mencakup Forward Collision Mitigation, Adaptive Cruise Control with Low Speed Follow, Automatic High Beam, Blind Spot Warning, dan Rear Cross Traffic Alert. Mitsubishi juga menyertakan Lane Change Assist, Leading Car Departure Notification, serta Multi Around Monitor.
Persaingan Tidak Ringan
Pada kisaran harga tersebut, SUV Hybrid Mitsubishi ini berhadapan dengan Toyota Yaris Cross Hybrid, Honda HR-V e:HEV, dan Suzuki Grand Vitara Smart Hybrid. Pilihan pembeli juga mencakup Jaecoo J7 SHS, Chery Tiggo Cross CSH, serta sejumlah PHEV dari grup Chery.
Toyota memiliki reputasi panjang dalam teknologi hybrid, efisiensi, keandalan, dan nilai jual kembali. Honda menawarkan karakter berbeda karena motor listrik menjadi penggerak utama pada banyak kondisi, sedangkan Suzuki mengandalkan sistem mild hybrid dengan tingkat elektrifikasi yang lebih sederhana.
Tekanan dari merek China turut datang melalui pilihan PHEV dengan kemampuan berkendara listrik lebih lama, tenaga lebih besar, dan fitur padat pada harga kompetitif. Karena itu, jaringan diler serta layanan purna jual Mitsubishi akan menjadi faktor penting untuk meyakinkan calon pembeli XForce HEV.
Source: otomotif.kompas.com






