Capcom memastikan konten tambahan pertama untuk Resident Evil: Requiem tidak akan bisa diakses sejak awal permainan. Pemain harus menamatkan cerita utama terlebih dahulu sebelum mode ekstra itu terbuka, sehingga DLC tersebut diposisikan sebagai bonus setelah kampanye inti selesai.
Pernyataan itu membuat arah pengembangan Resident Evil: Requiem terlihat lebih tegas. Alih-alih menjadi konten pendukung yang langsung tersedia, mode tambahan itu disimpan sebagai hadiah bagi pemain yang sudah menyelesaikan alur utama setidaknya satu kali.
DLC dibuka setelah cerita utama selesai
Produser Masato Kumazawa menjelaskan bahwa mini-game itu baru akan terbuka setelah pemain menuntaskan cerita utama. Dengan begitu, Capcom menutup kemungkinan akses dari awal permainan dan menempatkan konten tersebut di fase akhir.
Pola ini juga menunjukkan bahwa DLC pertama Requiem tidak dirancang sebagai cerita sampingan yang berdiri sendiri. Fokusnya justru menjadi konten lanjutan yang baru terasa setelah pemain paham ritme permainan utama.
Kumazawa bahkan menyinggung waktu seperti Golden Week sebagai momen yang pas bagi pemain yang ingin segera mencoba konten tersebut saat sudah tersedia. Sinyal itu memperkuat kesan bahwa Capcom memang ingin pemain menyelesaikan kampanye dulu sebelum masuk ke mode tambahan.
Mode tambahan lebih menonjolkan aksi
Sutradara Koshi Nakanishi memberi gambaran bahwa mini-game ini dibangun dari fondasi pertempuran di game utama. Ia menegaskan bahwa kontennya “strictly based on the battles in the main game,” sehingga ekspektasi pemain lebih mengarah ke aksi daripada perluasan cerita.
Nakanishi juga menyebut mode itu dibuat bagi pemain yang sudah menamatkan game utama tetapi masih ingin “go wild” dalam pertempuran. Bahasa yang ia gunakan menunjukkan bahwa DLC ini memang ditujukan untuk menghadirkan tempo bermain yang lebih liar dan intens.
Karena pendekatannya berfokus pada pertarungan cepat, banyak pihak mulai membandingkannya dengan Mercenaries di Resident Evil 4 Remake. Perbandingan itu terasa masuk akal karena keduanya sama-sama menawarkan pengalaman tempur setelah cerita utama selesai.
Dalam promosi singkatnya, Nakanishi bahkan sempat mengatakan, “please sharpen your tomahawks and stay tuned.” Kalimat itu menjadi petunjuk bahwa mode tambahan ini disiapkan untuk pemain yang ingin menghadapi tantangan tempur dengan ritme tinggi.
DLC cerita juga sudah masuk produksi
Selain mini-game, Capcom juga mengonfirmasi adanya DLC cerita untuk Resident Evil: Requiem. Namun, detail resmi mengenai isi maupun arah narasinya masih sangat terbatas dan belum dibuka ke publik.
Nakanishi menyebut additional story DLC itu saat ini sedang dikerjakan penuh. Di sisi lain, pengembangan mini-game sudah mendekati tahap akhir, sehingga konten berbasis gameplay tampak lebih dekat hadir lebih dulu.
Informasi yang beredar juga sempat memunculkan dugaan bahwa DLC cerita akan berkaitan dengan Chris Redfield, baik sebelum maupun sesudah peristiwa Requiem. Meski begitu, bagian tersebut masih sebatas spekulasi karena belum ada konfirmasi resmi dari Capcom.
Apa artinya bagi pemain
Bagi pemain, keputusan ini memberi arah yang jelas sejak awal. Jika ingin mencoba konten tambahan pertama saat tersedia, cerita utama wajib diselesaikan terlebih dahulu.
Dengan rancangan seperti itu, mini-game berubah menjadi bonus endgame yang memang diperuntukkan bagi pemain yang sudah menamatkan permainan. Sementara itu, DLC cerita masih disimpan rapat sebagai proyek yang belum siap dibahas lebih jauh.
Resident Evil: Requiem pada dasarnya sedang menyiapkan dua bentuk perluasan yang berbeda. Satu berfokus pada aksi tambahan setelah kampanye selesai, sementara yang lain disiapkan untuk memperluas cerita, dan syarat untuk mengakses mode pertamanya sudah tegas: tamatkan dulu cerita utama.
Source: www.notebookcheck.net






