Multigrain kian diperhatikan karena dinilai mampu menjawab kebutuhan makan praktis tanpa mengabaikan serat, protein, dan energi. Di tengah pola makan serba cepat, pilihan berbahan campuran biji-bijian ini menawarkan manfaat yang lebih lengkap dalam satu sajian.
Data Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan menunjukkan sekitar 95,5 persen masyarakat Indonesia di atas lima tahun masih kekurangan asupan serat harian. Kondisi itu membuat sumber serat yang mudah dikonsumsi menjadi relevan, terutama bagi masyarakat dengan aktivitas padat.
Kombinasi bahan yang memberi nilai gizi lebih beragam
Multigrain merupakan campuran biji-bijian, kacang, beras, dan serealia yang kaya protein, vitamin, dan serat. Beras merah, kedelai, kacang hijau, wijen hitam, jagung, dan oat termasuk bahan yang sering disebut memberi manfaat lebih beragam dibanding satu jenis biji-bijian saja.
Meski begitu, kualitas produk tetap perlu dicermati. Biji-bijian yang kurang baik bisa saja hanya menambah kalori tanpa kontribusi nutrisi yang berarti, sehingga isi dan mutu bahan menjadi faktor penting saat memilih multigrain.
Manfaat paling menonjol ada pada pencernaan
Salah satu keunggulan utama multigrain adalah membantu melancarkan buang air besar. Kandungan serat larut dari barley, oat beta-glucan, inulin, dan quinoa dapat membantu membentuk gel pada feses sehingga proses pencernaan berjalan lebih lancar.
Serat juga berperan menjaga kesehatan usus secara umum. Jika kebutuhan serat harian tercukupi, kerja sistem pencernaan cenderung lebih baik dan keluhan sembelit bisa berkurang.
Berpotensi mendukung kesehatan jantung
Selain pencernaan, multigrain juga dikaitkan dengan upaya menjaga kesehatan jantung. Penyakit jantung kerap dipengaruhi penumpukan lemak dan tekanan darah tinggi, sehingga pola makan menjadi salah satu aspek yang patut diperhatikan.
Menurut National Institutes of Health, beta-glucan dalam oat dapat membantu menjaga keseimbangan kolesterol. Saat kadar kolesterol lebih terkontrol, kesehatan jantung ikut mendapat dukungan dalam jangka panjang.
Menyumbang energi dan protein untuk aktivitas harian
Kandungan karbohidrat kompleks dalam beras merah, kacang merah, kacang hijau, kedelai, almond, dan biji bunga lotus membuat multigrain berguna sebagai sumber energi. Jenis karbohidrat ini membantu tubuh memperoleh pasokan tenaga yang lebih stabil untuk menjalani aktivitas sehari-hari.
Di sisi lain, multigrain juga bisa membantu pemenuhan protein harian, terutama bila mengandung isolat protein whey. Kandungan tersebut disebut dapat membantu meningkatkan massa otot dan memenuhi sekitar 15 persen kebutuhan protein harian secara praktis.
Menunjang daya tahan tubuh lewat kesehatan usus
Prebiotik inulin dalam multigrain membantu memelihara bakteri baik di usus. Kondisi usus yang seimbang mendukung penyerapan nutrisi secara lebih maksimal, yang pada akhirnya ikut berhubungan dengan daya tahan tubuh.
Jurnal Harvard juga menyebut tubuh yang sehat dan penuh energi dapat memperkuat sistem imun. Karena itu, kesehatan pencernaan sering dipandang sebagai salah satu dasar penting bagi kebugaran tubuh secara keseluruhan.
Pesan gaya hidup sehat yang dimulai dari langkah kecil
Kampanye “Karena Kamu Harus Sehat” menekankan bahwa kebiasaan sehat sebaiknya dimulai dari langkah kecil yang dilakukan konsisten setiap hari. Pesan ini menyoroti bahwa kesehatan tidak perlu menunggu sampai tubuh memberi tanda gangguan.
CEO Hotto, Guntur, menegaskan bahwa kemajuan bangsa ikut bergantung pada kondisi fisik masyarakat. Ia menyebut, “Kami percaya Indonesia maju kalau orangnya sehat. Anak-anak yang nutrisinya cukup menyerap pelajaran lebih baik. Orang tua yang sehat bisa hadir untuk keluarga. Pekerja yang sehat lebih produktif.”
Kampanye itu juga mengusung slogan “Gut Bless You” untuk menempatkan kesehatan pencernaan sebagai dasar imun tubuh dengan cara yang lebih hangat dan dekat dengan keseharian. Dalam konteks itu, multigrain dipandang sebagai salah satu pilihan makanan yang membantu menjaga asupan serat, energi, protein, dan dukungan nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh.
Source: lifestyle.bisnis.com






