Netflix Perluas Paket Beriklan Ke Indonesia, Harga Lebih Ringan Jadi Andalan Baru

Netflix semakin serius menjadikan paket dengan iklan sebagai mesin pertumbuhan bisnisnya. Perusahaan itu memproyeksikan pendapatan iklan sekitar US$3 miliar tahun ini, dan angka tersebut disebut dua kali lipat dibandingkan 2025.

Dorongan itu tidak berhenti di angka pendapatan. Netflix juga akan memperluas paket langganan beriklan ke Indonesia mulai 2027, bersama 15 negara lain seperti Thailand, Filipina, Polandia, dan Swiss.

Peluang baru bagi pelanggan dan pengiklan

Bagi pengguna, paket ini diposisikan sebagai opsi yang lebih terjangkau untuk tetap menikmati tayangan Netflix. Bagi pengiklan, jalur ini membuka akses ke audiens platform yang terus membesar di berbagai negara.

Amy Reinhard, President of Advertising Netflix, menyebut paket beriklan memberi manfaat untuk kedua sisi pasar. Ia menjelaskan bahwa pelanggan mendapat lebih banyak pilihan harga, sementara pengiklan bisa terhubung dengan lebih banyak penonton yang aktif dan terlibat.

Netflix tetap mempertahankan daya tarik utama berupa tontonan yang sudah dikenal luas. Bedanya, model beriklan menyisipkan iklan ke dalam paket berbayar agar harga bisa ditekan dan monetisasi perusahaan tetap berjalan.

Jangkauan pengguna terus melebar

Netflix pertama kali memperkenalkan paket dengan iklan pada 2022 di 12 negara. Sejak saat itu, layanan tersebut terus bertambah luas dan menjadi bagian penting dari strategi platform.

Saat ini, paket beriklan Netflix telah menjangkau lebih dari 250 juta pengguna aktif bulanan di seluruh dunia. Lebih dari 80% anggota paket beriklan juga tercatat aktif menonton setiap minggu.

Pertumbuhan itu ikut tercermin pada akuisisi pelanggan baru. Netflix menyebut paket dengan iklan kini menyumbang lebih dari 60% total pelanggan baru pada kuartal pertama tahun ini.

Inventaris premium ikut diperkuat

Selain memperluas jangkauan, Netflix juga menambah inventaris iklan premium di platformnya. Perusahaan saat ini bekerja sama dengan lebih dari 4.000 pengiklan secara global, atau naik 70% dibanding tahun sebelumnya.

Di luar itu, Netflix juga menyiapkan format iklan baru yang akan tersedia secara global mulai 2027. Format tersebut mencakup iklan di podcast dan video vertikal.

Netflix masih membuka ruang kolaborasi brand lewat Tudum, situs resmi penggemar yang mencatat lebih dari 24 juta views setiap bulan. Konten eksklusif dan rangkuman tayangan populer di sana menjadi salah satu pintu tambahan bagi kerja sama dengan pengiklan.

Detail paket masih ditahan

Meski ekspansi sudah diumumkan, Netflix belum membuka harga maupun rincian pilihan paket untuk negara-negara yang masuk tahap perluasan. Perusahaan menyebut detail tersebut akan disampaikan dalam beberapa bulan mendatang.

Bagi pasar seperti Indonesia, langkah ini berpotensi mengubah cara orang memilih berlangganan. Opsi yang lebih murah memberi ruang bagi pengguna, sementara Netflix semakin menempatkan bisnis iklan sebagai bagian penting dari pertumbuhan layanannya.

Source: lifestyle.bisnis.com
Berita Terkait