Catatan 1 menit 47,2 detik langsung membuat Nicolo Bulega jadi sorotan dalam sesi uji Ducati di Mugello. Dalam debutnya memakai prototipe MotoGP 850 cc milik pabrikan asal Bologna itu, pebalap World Superbike tersebut sudah tampil lebih cepat daripada beberapa nama yang lebih dulu akrab dengan motor baru itu.
Hasil itu terasa menarik karena motor yang dipakai Bulega bukan Desmosedici 1.000 cc yang digunakan saat ini. Ducati sedang menyiapkan basis motor untuk regulasi 2027, dan sesi di Mugello menjadi salah satu bagian dari arah pengembangan tersebut.
Bulega menuntaskan 20 lap dengan ban Pirelli dan membukukan waktu terbaik 1 menit 47,2 detik. Bagi pebalap yang baru pertama kali turun dengan motor itu, angka tersebut cukup untuk memberi sinyal bahwa adaptasinya berjalan cepat.
Menurut laporan GPOne.com, catatan Bulega unggul 0,4 detik atas Michele Pirro yang menjadi pebalap uji resmi Ducati. Ia juga lebih cepat 1,3 detik dibanding Dani Pedrosa, yang ikut mengendarai motor KTM dalam pengujian yang sama.
Perbandingan itu membuat hasil debut Bulega punya bobot lebih besar. Bukan hanya karena ia baru menjajal motor tersebut, tetapi juga karena lap time-nya langsung berada di atas pebalap yang sudah lebih dulu terlibat dalam sesi pengembangan.
Meski begitu, waktu 1 menit 47,2 detik belum bisa disejajarkan dengan pencapaian tercepat MotoGP 1.000 cc di Mugello. Rekor kualifikasi sirkuit itu masih dipegang Marc Marquez dengan 1 menit 44,169 detik.
Untuk catatan balapan tercepat di Mugello, Francesco Bagnaia memegang rekor lewat 1 menit 45,770 detik pada 2024. Selisih ini penting sebagai konteks, karena motor 850 cc Ducati masih berada dalam tahap awal pengembangan.
Ducati mulai serius menyiapkan era baru
Motor 850 cc yang dites Bulega adalah bagian dari proyek Ducati menuju perubahan regulasi MotoGP. Pabrikan itu sudah menjalankan pengembangan lebih awal melalui sesi tertutup bersama pebalap uji dan pebalap yang dipilih khusus untuk membantu evaluasi.
Michele Pirro sendiri sudah lebih dulu mendapat tugas serupa. Ia sempat menguji motor baru itu pada sesi V2 Champ Academy di Misano sebelum melanjutkan pengujian privat di Mugello.
Mugello juga menjadi lokasi pengujian yang tidak hanya diisi Ducati. KTM dan Honda turut hadir dalam sesi privat yang sama, menunjukkan bahwa pabrikan-pabrikan besar mulai serius membaca arah teknis menuju era regulasi baru.
Peran Bulega makin besar
Keterlibatan Bulega tidak datang begitu saja. Pebalap Italia itu sedang berada dalam periode kuat di World Superbike setelah mencatat 16 kemenangan beruntun.
Performa tersebut membuat Ducati memberinya tugas tambahan untuk membantu pengembangan motor generasi berikutnya. Hubungannya dengan proyek ini juga tidak berhenti di tes Mugello saja.
Bulega sempat menggantikan Marc Marquez yang cedera pada putaran terakhir MotoGP musim lalu. Setelah itu, Ducati mengontraknya untuk ikut dalam program pengembangan motor 2027 di luar komitmennya di WSBK.
Dengan latar seperti itu, hasil 1 menit 47,2 detik menjadi lebih dari sekadar angka sesi uji. Catatan itu memperlihatkan bahwa Bulega tidak hanya hadir sebagai pelengkap, tetapi mulai masuk ke inti pengembangan Ducati untuk motor MotoGP 850 cc.
Di saat yang sama, hasil tersebut juga memberi sinyal awal yang positif untuk proyek Ducati 2027. Walau masih jauh dari patokan tercepat Mugello, debut Bulega menunjukkan bahwa motor baru itu sudah punya dasar yang cukup kompetitif untuk terus dikembangkan.
Source: oto.detik.com