Nothing Tunda CMF Phone Baru, Harga RAM yang Melonjak Jadi Penghambat Utama

Author: Redaksi Android62

Nothing memastikan CMF Phone 3 Pro tidak akan meluncur tahun ini setelah harga RAM dinilai terlalu membebani struktur biaya ponsel. Perusahaan memilih menahan rilis daripada memaksa produk masuk pasar dengan harga yang dianggap tidak lagi cocok untuk lini CMF.

Keputusan itu menegaskan posisi CMF sebagai merek ponsel murah dari Nothing. Jika biaya memori terus naik, perusahaan menilai penerus yang layak tidak bisa dibuat tanpa mengorbankan identitas harga yang selama ini menjadi daya tarik utama lini tersebut.

Biaya memori disebut paling berat

CEO Nothing, Carl Pei, menyebut memori kini menjadi komponen paling mahal dalam sebuah ponsel. Ia menjelaskan bahwa RAM menyumbang 50% dari total tagihan perangkat keras smartphone, sehingga kenaikan harganya langsung menekan ruang gerak produsen.

Pei juga mengatakan harga RAM sudah naik dua kali lipat saat Phone 4a meluncur pada Maret, lalu kembali berlipat dua setelah itu. Menurutnya, laju kenaikan ini bahkan melampaui perkiraan sebelumnya dan berpotensi membuat harga ponsel naik lebih tinggi lagi pada tahun depan.

Tekanan tersebut semakin terasa karena kebutuhan memori ikut terdorong oleh perkembangan AI. Nothing sebelumnya sudah menyoroti bahwa dorongan itu membuat konsumen berada dalam posisi yang kurang menguntungkan.

Penerus CMF Phone 2 Pro tak bisa dipertahankan dengan harga lama

Akis Evangelidis, co-founder Nothing, menyampaikan lewat X bahwa perusahaan memang sempat mengerjakan penerus CMF Phone 2 Pro. Namun, harga memori saat ini dianggap membuat Nothing tidak bisa menghadirkan ponsel yang benar-benar terasa sebagai langkah maju tanpa keluar dari batas harga yang cocok untuk label CMF.

Pernyataan itu sekaligus menjawab spekulasi pengguna yang menunggu suksesor model Pro berikutnya. Evangelidis menegaskan bahwa akibat kondisi tersebut, Nothing memutuskan untuk tidak meluncurkan ponsel CMF baru tahun ini.

Langkah itu menunjukkan bahwa perusahaan lebih memilih menjaga konsistensi merek ketimbang sekadar menghadirkan model baru. Bagi Nothing, produk CMF harus tetap terasa masuk akal secara harga sekaligus memberikan peningkatan yang nyata.

Rumor yang sempat beredar ikut mereda

Sebelum pernyataan resmi itu muncul, sempat beredar bocoran tentang CMF Phone 3 Pro. Rumor tersebut menyebut perangkat itu hanya mengalami penundaan, bukan pembatalan.

Bocoran yang sama juga mengklaim ponsel itu akan memakai Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4, bukan chipset seri Dimensity dari MediaTek. Selain itu, rumor tersebut menyinggung baterai 5.400mAh atau 5.500mAh serta kamera 50MP.

Dengan penegasan dari Nothing, arah kabar itu kini menjadi lebih jelas. Setidaknya untuk tahun ini, perusahaan tidak menyiapkan peluncuran ponsel CMF baru.

Produk CMF lain masih dikerjakan

Meski lini ponsel CMF absen, Evangelidis mengatakan pengembangan produk di bawah merek tersebut belum berhenti. Ia menyebut masih ada beberapa produk baru CMF yang sedang dikerjakan, meski kemungkinan besar bukan ponsel.

Ia juga menambahkan bahwa lini utama Nothing masih akan punya lebih banyak hal yang datang. Sinyal itu menunjukkan fokus perusahaan bisa bergeser sementara ke kategori perangkat lain sambil menahan laju peluncuran di segmen CMF Phone.

Rumor lain yang sempat muncul menyebut adanya Nothing Ear 3a dalam pengembangan. Namun, belum ada rincian resmi tambahan yang diumumkan bersamaan dengan keputusan soal CMF Phone 3 Pro.

Di tengah kenaikan biaya komponen, keputusan Nothing menggambarkan tantangan yang semakin besar bagi ponsel murah. Saat memori menjadi komponen termahal, menjaga harga tetap rendah tanpa menurunkan standar produk menjadi semakin sulit bagi merek seperti CMF.

Source: www.androidcentral.com
Berita Terbaru