Nubia Siapkan HP AI Agent Pertama, Ponsel Ini Bisa Menyelesaikan Tugas Sendiri

Nubia tengah menyiapkan ponsel flagship yang disebut akan menjadi smartphone AI agent pertama di dunia. Perangkat ini tidak hanya dirancang untuk menjawab perintah, tetapi juga untuk menyelesaikan tugas rumit secara mandiri.

Gambaran paling menonjol dari kemampuan itu terlihat dari contoh yang dibagikan perusahaan. Saat pengguna meminta ponsel mencarikan tiket pesawat termurah ke Beijing, sistem AI di dalamnya diharapkan bisa membuka aplikasi yang diperlukan, membandingkan tarif, mengisi detail pemesanan, lalu menyelesaikan pembayaran.

AI yang bekerja lintas aplikasi

Berbeda dari ponsel AI yang umum beredar saat ini, Nubia ingin menghadirkan sistem yang benar-benar mengambil alih rangkaian kerja untuk pengguna. Pendekatannya bertumpu pada AI di level sistem, sehingga ponsel tidak sekadar memberi respons, melainkan menjalankan beberapa langkah kerja lintas aplikasi tanpa harus terus dikendalikan pengguna.

Menurut Nubia, kemampuan itu didukung arsitektur GUI agent dan large language model yang berjalan langsung di perangkat. Cara ini memungkinkan ponsel memahami tampilan visual antarmuka, bukan hanya bergantung pada API aplikasi.

Didukung CoClaw dan akan debut di WAIC 2026

ZTE juga menyebut teknologi penjadwalan internal bernama CoClaw membantu koordinasi lintas aplikasi dan ekosistem agar otomatisasi berjalan lebih mulus. Kombinasi tersebut menjadi inti dari ambisi Nubia untuk mendorong smartphone dari sekadar alat bantu menjadi sistem yang benar-benar mengerjakan proses untuk pengguna.

Peluncuran perdananya dijadwalkan berlangsung di World Artificial Intelligence Conference 2026 atau WAIC 2026 di Shanghai, pada 17 Juli hingga 20 Juli. Pengumuman ini datang dari Ni Fei, Senior Vice President ZTE sekaligus President divisi Mobile Devices.

DetailInformasiKeterangan
PerangkatFlagship Nubia AI agent phoneDiklaim sebagai smartphone AI agent pertama di dunia
Debut publikWAIC 2026Shanghai, 17 Juli sampai 20 Juli
Teknologi intiGUI agent architecture, on-device large language model, CoClawDirancang untuk otomatisasi lintas aplikasi

Spekulasi industri menyebut perangkat ini bisa menjadi versi komersial dari Nubia Doubao generasi kedua, hasil kerja sama dengan ByteDance. Pendahulunya, Nubia M153, sebelumnya diperkenalkan sebagai technology preview dan dilaporkan habis terjual dalam batch awal 30.000 unit pada hari pertama.

Gizmochina juga melaporkan bahwa pejabat Shanghai sebelumnya sudah memberi sinyal adanya peluncuran besar dari Nubia di ajang tahun ini. Jika benar hadir sesuai jadwal, ponsel ini akan menjadi langkah penting dalam persaingan smartphone AI yang mulai bergerak dari fitur tambahan ke pengambilalihan tugas nyata.

Untuk pembaca yang mengikuti perkembangan perangkat AI, kehadiran ponsel ini patut dicermati karena menunjukkan arah baru yang lebih agresif. Nubia tidak lagi hanya menawarkan asisten pintar, tetapi mencoba menghadirkan sistem yang benar-benar bekerja atas nama pengguna.

Source: www.gizmochina.com
Berita Terkait