Nvidia Pindahkan Seluruh Pengaturan GeForce Ke Nvidia App, Control Panel Klasik Tinggal Sejarah

Author: Redaksi Android62

Bagi pengguna GeForce, pusat pengaturan grafis Nvidia kini resmi bergeser ke satu tempat. Nvidia App menjadi wadah utama untuk driver, profil game, dan pengaturan visual yang sebelumnya banyak bergantung pada Control Panel klasik.

Perubahan ini berlaku melalui pembaruan perangkat lunak terbaru Nvidia. Setelah pembaruan itu hadir, Control Panel klasik pensiun untuk driver Game Ready dan Studio yang selama ini menjadi jalur utama bagi banyak pengguna PC.

Satu aplikasi untuk pengelolaan GeForce

Nvidia menempatkan aplikasi barunya sebagai pusat kendali yang lebih modern. Tujuannya adalah menyatukan pengaturan GPU, pembaruan driver, dan penyesuaian grafis dalam satu antarmuka yang lebih praktis.

Selama bertahun-tahun, Control Panel identik dengan pengaturan visual, optimasi frame rate, dan profil game per judul. Kini, fungsi-fungsi yang masih didukung diarahkan ke Nvidia App agar pengguna tidak perlu lagi berpindah aplikasi hanya untuk mengatur satu hal lalu memperbarui driver di tempat lain.

Pendekatan ini juga menandai berakhirnya antarmuka lawas yang sudah bertahan hampir dua dekade. Bagi banyak pengguna lama, pergantian ini bukan sekadar soal software baru, tetapi juga penutup dari era yang sangat familiar di PC.

Apa yang masih terjadi pada Control Panel lama

Meski resmi dipensiunkan untuk jalur utama GeForce, Control Panel klasik tidak langsung hilang dari PC pengguna. Instalasi yang sudah ada akan tetap berada di sistem, kecuali jika pengguna memilih melakukan pemasangan ulang bersih.

Nvidia juga masih menyediakan unduhan Control Panel lama melalui Microsoft Store bagi pengguna yang masih membutuhkannya. Namun ketersediaan itu tidak berarti aplikasi tersebut masih mendapat pengembangan lanjutan.

Aplikasi lama tidak lagi menerima fitur baru, perbaikan bug, maupun pembaruan performa. Dengan begitu, peran utamanya kini bergeser dari pusat kendali aktif menjadi perangkat lunak lama yang masih bisa diakses dalam kondisi tertentu.

Dampak untuk gamer dan pengguna lama

Untuk gamer GeForce, perubahan ini berarti pengaturan visual dan pengelolaan driver sekarang lebih terpusat. Nvidia ingin pengalaman mengatur GPU, memperbarui driver, dan menyesuaikan tampilan berjalan lebih sederhana dalam satu tempat.

Bagi pengguna yang sudah terbiasa dengan menu-menu lama, masa adaptasi hampir pasti terasa. Control Panel sudah lama menjadi pintu masuk untuk mengatur kualitas gambar dan performa secara rinci, sehingga perpindahan ke aplikasi baru membawa perubahan kebiasaan yang cukup besar.

Di sisi lain, Nvidia tampak ingin mengurangi fragmentasi aplikasi di ekosistem konsumen. Dengan Nvidia App, alur yang sebelumnya tersebar diarahkan menjadi satu pengalaman yang lebih rapi untuk kebutuhan gaming maupun pekerjaan kreatif.

Belum sepenuhnya selesai untuk pengguna profesional

Transisi ini tidak berlaku sama untuk semua lini produk Nvidia. Pengguna RTX PRO disebut belum perlu khawatir karena Control Panel masih tetap didukung untuk jajaran GPU profesional tersebut.

Dukungan itu akan berlanjut sampai seluruh fitur profesional berhasil dipindahkan ke Nvidia App yang sudah diperbarui. Artinya, perpindahan ke aplikasi baru dilakukan bertahap dan mengikuti kelengkapan fitur di tiap segmen pengguna.

Untuk pasar konsumen, terutama gamer, arah perubahan sudah jauh lebih tegas. Nvidia App kini diposisikan sebagai rumah utama bagi pengalaman GeForce, sementara Control Panel klasik perlahan masuk ke kategori software lama yang tidak lagi dikembangkan.

Source: tech.sportskeeda.com
Berita Terbaru