Ole Romeny Buka Keunggulan, Mozambik Dipaksa Bertahan Sejak Awal di GBK

Timnas Indonesia unggul lebih dulu atas Mozambik setelah Ole Romeny mencetak gol pada menit 12.25 di babak pertama laga FIFA Matchday Garuda Championship di GBK Senayan. Gol itu lahir saat Indonesia tampil agresif dan terus menekan sejak peluit awal dibunyikan.

Keunggulan tersebut membuat permainan Garuda lebih percaya diri, sementara Mozambik dipaksa merespons dengan serangan balasan yang beberapa kali cukup berbahaya. Hingga turun minum, skor 1-0 tetap bertahan meski pertandingan berlangsung terbuka dan intens.

Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan

John Herdman menurunkan susunan pemain awal yang sedikit berbeda dari biasanya untuk menjaga tempo permainan tetap cepat. Marten Paes berdiri di bawah mistar, sedangkan Marselino Ferdinand, Kevin Diks, Elkan Baggot, Ivar Jenner, Palupessy, Donny Tri Pamungkas, Kevin Verdonk, Rizky Ridho, Ole Romeny, dan Oratmangoen mengisi daftar starter.

Kombinasi itu membuat Indonesia berani menyerang sejak awal dan menekan lini belakang Mozambik. Kedua tim sama-sama membangun permainan terbuka, tetapi Garuda lebih sering muncul di area berbahaya lawan.

Peluang awal sempat membentur tiang

Momen pertama yang mengancam datang dari sepak pojok Oratmangoen. Ole Romeny menyambut bola di depan gawang, tetapi bola justru membentur tiang dan Indonesia belum bisa membuka skor saat itu.

Tekanan tidak berhenti setelah peluang tersebut. Verdonk dan rekan-rekan terus mencoba menembus pertahanan Mozambik, namun penyelesaian akhir beberapa kali belum maksimal.

Gol Ole Romeny memecah kebuntuan

Gol yang ditunggu akhirnya hadir pada menit 12.25 melalui Ole Romeny. Ia berlari sendiri di depan gawang, melewati kiper Ivanne, lalu mengarahkan bola ke sisi kanan gawang Mozambik.

Torehan itu mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Timnas Indonesia. Setelah unggul, Garuda terlihat semakin lepas dalam menyerang meski Mozambik mulai menaikkan intensitas tekanan untuk mengejar ketertinggalan.

Gol tambahan dianulir wasit

Indonesia sempat kembali merayakan gol pada menit ke-17 lewat situasi sepak pojok dari Kevin Diks. Bola memang masuk ke gawang, tetapi wasit menganulirnya karena Ivar Jenner dianggap mengganggu konsentrasi kiper.

Keputusan itu membuat keunggulan Indonesia tetap satu gol. Namun, momen tersebut menunjukkan betapa seringnya Garuda mengancam dari situasi bola mati.

Mozambik membalas, Paes dan Baggot sigap

Mozambik tidak tinggal diam dan beberapa kali mencoba membalas lewat serangan cepat. Dalam satu situasi berbahaya, bola sempat lepas dari jangkauan Marten Paes sebelum Elkan Baggot datang menutup ancaman dengan tekel atau blok yang tepat waktu.

Aksi itu menjaga Indonesia tetap aman sampai turun minum. Tekanan dari Mozambik belum cukup untuk mengubah papan skor.

Babak pertama berjalan ketat

Selama 45 menit pertama, duel berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama aktif menyerang dan bertahan. Meski begitu, Indonesia lebih konsisten dalam membangun ancaman dan memaksa Mozambik bekerja keras di lini belakang.

Keunggulan 1-0 menjadi modal penting bagi skuad Garuda saat memasuki jeda pertandingan. Dengan permainan yang masih terbuka, babak kedua diperkirakan tetap berlangsung ketat karena Mozambik masih memiliki peluang untuk mengejar hasil.

Source: bola.bisnis.com

Berita Terkait