One UI 9 Makin Luas Dipakai di Galaxy, Samsung Siapkan Langkah Lebih Cepat dari Dugaan

Samsung disebut mempercepat pengembangan One UI 9 berbasis Android 17, dengan tanda paling jelas berupa munculnya test build internal untuk lebih banyak perangkat Galaxy. Cakupan pengujian ini tidak lagi terbatas pada lini flagship terbaru, melainkan meluas ke beberapa kategori perangkat sekaligus.

Perluasan itu menjadi sorotan karena menunjukkan Samsung mulai membuka pengujian jauh sebelum peluncuran stabil. Jika jadwal yang beredar tetap berjalan, versi stabil One UI 9 bisa diperkenalkan seawal Juli bersamaan dengan generasi ponsel lipat berikutnya.

Pengujian menjangkau lebih banyak lini

Per 19 Juni, server internal Samsung dilaporkan sudah menampung build uji One UI 9 untuk ponsel flagship, perangkat lipat, ponsel kelas menengah, dan tablet. Daftar perangkat yang muncul menunjukkan bahwa pembaruan ini disiapkan untuk skala distribusi yang jauh lebih luas sejak tahap awal.

Di seri Galaxy S, perangkat yang disebut mencakup Galaxy S26, Galaxy S26+, Galaxy S26 Ultra, Galaxy S25, Galaxy S25+, Galaxy S25 Ultra, Galaxy S24, Galaxy S24+, Galaxy S24 Ultra, dan Galaxy S24 FE. Kehadiran tiga generasi flagship utama dalam daftar itu mengindikasikan Samsung sedang mematangkan pembaruan untuk banyak perangkat sekaligus.

Untuk kategori ponsel lipat, build internal disebut tersedia untuk Galaxy Z Fold 8 Ultra, Galaxy Z Fold 8 atau Wide, dan Galaxy Z Flip 8 yang belum dirilis. Selain itu, Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7 juga ikut tercantum dalam pengujian internal.

Lini Galaxy A juga masuk ke dalam cakupan uji. Perangkat yang disebut meliputi Galaxy A57, Galaxy A56, Galaxy A34, Galaxy A18 yang belum dirilis, Galaxy A17, dan Galaxy A16.

Tablet Galaxy pun tidak luput dari pengujian. Daftar yang muncul mencakup Galaxy Tab S12+, Galaxy Tab S12 Ultra, Galaxy Tab S11, Galaxy Tab S11 Ultra, Galaxy Tab S10+, dan Galaxy Tab S10 Ultra.

Fokusnya penyempurnaan, bukan perubahan besar

One UI 9 dilaporkan tidak akan membawa perombakan visual besar. Arah pembaruannya justru lebih menekankan penyempurnaan antarmuka dan pengalaman penggunaan harian.

Beberapa perubahan yang disebut mencakup animasi yang lebih mulus, keterbacaan yang ditingkatkan, tata letak antarmuka yang lebih bersih, dan pengalaman yang lebih ringkas. Pola ini memperlihatkan Samsung lebih memusatkan perhatian pada penyempurnaan detail ketimbang desain ulang besar-besaran.

Selain itu, pembaruan ini juga dikabarkan membawa fitur produktivitas baru. Salah satu yang paling menonjol adalah Tap to Share, yang disebut bekerja mirip AirDrop milik Apple untuk mempercepat transfer file antarperangkat Galaxy yang kompatibel.

Meski begitu, pengembangan One UI 9 masih berada di tahap awal. Karena itu, fitur yang saat ini muncul dalam laporan masih berpotensi berubah sebelum beta publik yang lebih luas atau sebelum versi stabil resmi dirilis.

Program beta mulai meluas ke wilayah tertentu

Samsung sebelumnya disebut telah memperluas program beta ke Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra di sejumlah wilayah terpilih. Negara yang masuk daftar antara lain India, Korea Selatan, Jerman, Polandia, Inggris, dan Amerika Serikat.

Pengguna yang ingin mencoba perangkat lunak itu disebut dapat mendaftar melalui aplikasi Samsung Members. Pola ini sejalan dengan kebiasaan Samsung yang biasanya membuka akses beta secara bertahap sebelum distribusi stabil yang lebih luas.

Laporan terbaru juga menyebut Samsung kemungkinan akan menambah lebih banyak ponsel Galaxy, perangkat lipat, dan tablet ke dalam pengujian mendekati jadwal peluncuran. Artinya, daftar perangkat yang sudah muncul sekarang masih berpotensi bertambah dalam waktu dekat.

Jika benar debut bersama foldable generasi berikutnya, One UI 9 akan menjadi salah satu pembaruan perangkat lunak penting Samsung pada siklus produk tahun ini. Yang paling menonjol sejauh ini adalah skala pengujiannya yang mulai menjangkau banyak segmen perangkat Galaxy.

Source: www.gadgets360.com

Berita Terkait