OnePlus 15R Jadi Satu-Satunya Sisa, Jejak OnePlus di Eropa Kian Menyempit

Author: Redaksi Android62

Di pasar Eropa, OnePlus kini tinggal menyisakan satu model di toko resminya. Di situs OnePlus Jerman, hanya OnePlus 15R yang masih bisa dibeli, sementara OnePlus 15 dan seluruh lini Nord series sudah tidak lagi tampil di daftar produk.

Perubahan itu tidak hanya terlihat di Jerman. Laporan yang sama menyebut pola serupa terjadi di sejumlah negara Eropa lain secara bersamaan, termasuk Italia, Spanyol, Prancis, Austria, Belgia, Belanda, Republik Ceko, Denmark, Swedia, dan Norwegia.

Situasi tersebut menguatkan dugaan bahwa OnePlus sedang mengurangi kehadirannya secara bertahap di kawasan Barat. Saat pengurangan produk terjadi serentak di banyak negara, langkah itu sulit dibaca sebagai penyesuaian kecil biasa.

Pergeseran yang Lebih Luas dari Sekadar Produk

Yang dipertaruhkan bukan hanya jumlah ponsel yang dijual, tetapi juga arah bisnis merek itu sendiri. WinFuture melaporkan bahwa OnePlus berencana mundur sepenuhnya dari pasar Amerika Serikat dan Eropa, sebuah langkah yang jika benar terjadi akan mengakhiri lebih dari satu dekade kehadirannya di kawasan tersebut.

Di Eropa, ruang yang ditinggalkan OnePlus disebut akan diisi Oppo. Sementara di Amerika Serikat, belum ada tanda penerus langsung yang disiapkan untuk mengambil alih posisi itu.

OxygenOS Juga Masuk Daftar Perubahan

Perubahan di lini perangkat tidak berdiri sendiri karena sisi perangkat lunaknya ikut bergeser. Gizmochina melaporkan pada 3 Juli 2025 bahwa OxygenOS akan dihentikan sepenuhnya, lalu semua perangkat OnePlus dan Realme ke depan akan memakai ColorOS milik Oppo.

Langkah ini menunjukkan konsolidasi yang lebih agresif di bawah BBK Electronics. Dengan satu platform perangkat lunak yang sama, perusahaan dapat menekan biaya pengembangan, menyederhanakan dukungan teknis, dan memperkuat posisi Oppo sebagai merek utama.

Bagi penggemar OnePlus, kabar tersebut terasa berat karena OxygenOS selama ini menjadi identitas yang membedakan merek itu. Antarmukanya dikenal ringan dan dekat dengan pengalaman Android murni, sehingga perubahan ke ColorOS bukan sekadar pergantian nama sistem.

Wilayah Produk yang Tersisa Produk yang Dihapus
Jerman OnePlus 15R OnePlus 15, seluruh Nord series
Sejumlah negara Eropa OnePlus 15, seluruh Nord series

Mengapa Langkah Ini Masuk Akal Secara Bisnis

Ada beberapa alasan strategis yang dapat menjelaskan arah tersebut. Pasar Amerika Serikat dan Eropa sangat ketat karena dominasi Apple dan Samsung membuat ruang bagi merek lain, termasuk OnePlus, menjadi sempit.

Pada saat yang sama, Oppo, Vivo, dan Realme berada di bawah naungan BBK Electronics dengan posisi pasar yang saling beririsan. Kondisi itu membuat OnePlus dan Oppo semakin sulit dibedakan, sehingga fokus pada satu merek di tiap segmen bisa menjadi pilihan yang lebih efisien.

Faktor lain terletak pada kekuatan pasar Asia dan India yang masih menjadi tumpuan OnePlus. Dengan sumber daya yang terbatas, perusahaan tampaknya lebih memilih mengarahkan fokus ke wilayah yang dinilai lebih menguntungkan daripada bertahan di Barat.

Dampaknya bagi Pengguna yang Sudah Memakai OnePlus

Untuk pemilik perangkat OnePlus saat ini, kondisi ini belum berarti ponsel mereka akan berhenti berfungsi. Dukungan perangkat lunak kemungkinan masih berjalan sesuai jadwal garansi, dan layanan purnajual tetap berlaku meski jaringan servis bisa menyusut seiring waktu.

Pengguna juga tidak perlu khawatir perangkat tiba-tiba rusak hanya karena OnePlus mengurangi kehadiran produknya di pasar tertentu. Yang paling terasa justru akses untuk membeli unit baru, terutama di Amerika Serikat dan Eropa.

Di kawasan itu, pilihan OnePlus diperkirakan akan semakin sempit, kecuali lewat importir pihak ketiga yang biasanya lebih mahal dan tidak membawa garansi lokal. Bagi calon pembeli, situasi tersebut membuat OnePlus 15R menjadi satu-satunya nama yang masih tersisa di etalase resmi Eropa.

Jika laporan itu terbukti benar, maka yang memudar di Barat bukan lagi sekadar beberapa model, melainkan identitas OnePlus sebagai merek yang pernah menantang pemain besar di kelas flagship. Di titik ini, ruang yang tersisa tampaknya mulai bergerak ke arah Oppo dan konsolidasi yang lebih rapat di bawah payung BBK Electronics.

Berita Terbaru