Di antara dua ponsel upper mid-range ini, OnePlus Nord CE6 memang punya satu senjata yang paling mencolok: baterai 8,000 mAh. Kapasitas itu membuatnya langsung menonjol bagi pengguna yang mengutamakan daya tahan dan jarang ingin mengecas.
Namun, kekuatan besar itu tidak otomatis membuatnya unggul di semua lini. Motorola Edge 70 Fusion justru tampil lebih meyakinkan karena lebih lengkap di performa, layar, kamera, dan desain, sehingga terasa sebagai paket yang lebih seimbang untuk kebanyakan pembeli.
Perbedaan harga dan waktu hadir
Motorola Edge 70 Fusion lebih dulu meluncur pada Maret 2026. OnePlus Nord CE6 menyusul pada Mei 2026, dan keduanya sama-sama berjalan dengan Android 16.
Dari sisi harga, Motorola juga lebih ramah di kantong. Varian dasar Edge 70 Fusion 8 GB + 128 GB dibanderol 26,999 rupees, sementara Nord CE6 dengan konfigurasi serupa dibuka di 29,000 rupees.
Performa harian lebih condong ke Motorola
Kedua ponsel memakai Snapdragon 7s Gen 4 dan GPU Adreno 810. Meski begitu, Motorola memberi Edge 70 Fusion dengan memori LPDDR5X, sedangkan OnePlus Nord CE6 masih menggunakan LPDDR5 dan penyimpanan UFS 3.1.
Selisih itu tercermin pada hasil benchmark. Edge 70 Fusion mencatat skor AnTuTu sekitar 1,149,292, sedangkan Nord CE6 berada di kisaran 942,010.
Di Geekbench, Edge 70 Fusion juga masih unggul. Skor single-core-nya sekitar 1,263 dan multi-core sekitar 3,421, sementara Nord CE6 berada di sekitar 1,098 untuk single-core dan 3,111 untuk multi-core.
Keunggulan ini membuat Motorola terlihat lebih siap untuk stabilitas frame dan performa jangka panjang. Edge 70 Fusion juga disebut lebih baik dalam menjaga performa berkat optimalisasi dan manajemen termal yang lebih kuat.
Layar sama cepat, tetapi Motorola lebih terang
Dari sisi panel, keduanya sama-sama memakai AMOLED dengan refresh rate 144Hz. Nord CE6 membawa layar 6.7 inci beresolusi 1220 x 2712, sedangkan Edge 70 Fusion hadir dengan panel 6.8 inci beresolusi 1272 x 2772.
Motorola kembali unggul pada tingkat kecerahan. Edge 70 Fusion disebut mampu mencapai 5,200 nits, jauh di atas Nord CE6 yang berada di 3,600 nits.
Secara fisik, Edge 70 Fusion juga lebih enak dibawa. Bodinya memiliki ketebalan 7.99mm dengan bobot 193 gram, sedangkan Nord CE6 berada di sekitar 8.5mm dan 215 gram.
Kamera memberi Motorola ruang lebih luas
Motorola Edge 70 Fusion dibekali kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYT-710, kamera ultrawide 13 MP, dan kamera depan 32 MP. Susunan ini membuatnya lebih fleksibel untuk berbagai kebutuhan foto.
Nord CE6 memang membawa kamera utama 50 MP dan kamera depan 32 MP, tetapi kamera sekundernya hanya 2 MP. Tanpa lensa ultrawide, ruang pemotretan pada ponsel OnePlus jadi lebih terbatas.
Dalam skenario tertentu seperti low-light, Motorola juga disebut lebih kuat. Hasil warnanya dinilai lebih natural, sehingga cocok bagi pengguna yang sering memotret lanskap atau butuh sudut pandang lebih luas.
OnePlus masih punya kartu kuat di ketahanan
Di area daya tahan, Nord CE6 benar-benar memegang keunggulan. OnePlus membekalinya dengan sertifikasi IP68, IP69, dan IP69K, sementara Edge 70 Fusion membawa IP68 dan IP69.
Di atas kertas, perlindungan ekstra itu jelas menarik bagi pengguna yang sering berada di kondisi menuntut ketahanan lebih tinggi. Nord CE6 juga dilengkapi pengisian cepat 80W, reverse charging 27W, dan bypass charging.
Motorola sendiri tetap membawa baterai yang besar, yakni 7,000 mAh, dengan fast charging 68W. Tetapi jika yang dicari adalah kapasitas paling jumbo dan fitur pengisian yang paling lengkap, Nord CE6 tetap berada satu langkah di depan.
Pada akhirnya, Edge 70 Fusion terlihat lebih sulit dikalahkan karena unggul di hampir semua aspek penting. Nord CE6 tetap punya daya tarik kuat bagi gamer dan pengguna berat yang ingin jarang mengecas, tetapi untuk kombinasi harga, performa, desain, dan kamera, Motorola lebih mudah direkomendasikan.
Source: tech.sportskeeda.com






