Onvo L60 resmi menembus 100.000 pengiriman kumulatif, sebuah capaian yang menegaskan posisinya sebagai salah satu SUV listrik kelas menengah paling menonjol di China. Pencapaian ini juga memberi sinyal bahwa persaingan di segmen yang kerap dibandingkan dengan Tesla Model Y makin panas.
Momentum itu datang saat pengiriman L60 masih bergerak kuat pada bulan berjalan. Berdasarkan data yang dihimpun CnEVPost, model ini telah mengirim 2.346 unit sejauh bulan ini, setelah membukukan 2.026 unit pada Mei dan membawa total pengiriman sejak meluncur menjadi 97.654 unit.
Mesin pertumbuhan Onvo
Di level merek, Onvo juga mencatat kinerja bulanan yang solid. Pada Mei, merek ini mengirim 12.029 kendaraan, naik 91,51% secara tahunan dan 124,76% dibanding April.
Performa tersebut didorong oleh gelombang model baru, termasuk L80 dan SUV L90 2026. Kehadiran dua produk itu disebut menjadi faktor utama yang memperkuat laju pengiriman Onvo dalam beberapa waktu terakhir.
Sementara itu, induknya, Nio Inc, mencatat 37.705 kendaraan pada Mei. Angka tersebut menjadi rekor bulanan tertinggi perusahaan sejauh tahun ini.
Pembaruan harga dan varian L60
Pengiriman 100.000 unit juga muncul setelah L60 versi terbaru mulai dipasarkan. Pembaruan itu diluncurkan pada 11 Juni dan mulai dikirim ke seluruh China pada hari berikutnya.
Harga versi baru L60 untuk pembelian kendaraan penuh dimulai dari 192.800 yuan, turun 6,8% dari pendahulunya. Ada tiga varian yang ditawarkan, yakni Pro, Max+, dan Ultra+, dengan harga masing-masing 192.800 yuan, 202.800 yuan, dan 222.800 yuan.
Melalui skema BaaS atau battery as a service, harga awal ketiganya menjadi 135.800 yuan, 145.800 yuan, dan 165.800 yuan. Skema ini memberi pilihan biaya awal yang lebih ringan bagi konsumen yang tidak membeli baterai secara penuh.
| Varian | Harga Beli Penuh | Harga dengan BaaS |
|---|---|---|
| Pro | 192.800 yuan | 135.800 yuan |
| Max+ | 202.800 yuan | 145.800 yuan |
| Ultra+ | 222.800 yuan | 165.800 yuan |
Teknologi yang dibawa
Pembaruan paling menonjol pada L60 adalah penggunaan chip smart driving otomotif 5 nanometer buatan Nio sendiri, Shenji NX9031. Chip itu dipakai pada varian Max+ dan Ultra+, lalu dipadukan dengan arsitektur Nio World Model untuk mendukung point-to-point navigation-assisted driving.
Varian Pro tetap memakai pendekatan vision-only. Versi ini dibekali chip Nvidia Orin-X dengan daya komputasi 254 TOPS.
Perjalanan pengiriman sejak meluncur
L60 mulai dikirim sejak 28 September 2024 sebagai produk pertama dari sub-merek Nio tersebut. Onvo menyebut model ini berada di jajaran tiga besar SUV listrik murni mid-size terlaris di kelas 200.000 yuan, atau sekitar $29.400, di China.
Sejak awal penjualan, volume pengirimannya bergerak fluktuatif. Pada September 2024, L60 mencatat 832 unit, lalu naik menjadi 4.319 unit pada Oktober, 5.082 unit pada November, dan 10.528 unit pada Desember.
Tren berlanjut di 2025 dengan 5.912 unit pada Januari, 4.049 unit pada Februari, 4.820 unit pada Maret, 4.400 unit pada April, 6.281 unit pada Mei, 6.400 unit pada Juni, 5.976 unit pada Juli, 5.859 unit pada Agustus, 4.249 unit pada September, 5.620 unit pada Oktober, 5.823 unit pada November, dan 5.034 unit pada Desember.
Pada 2026, L60 membukukan 1.979 unit pada Januari, 1.664 unit pada Februari, 3.517 unit pada Maret, 3.284 unit pada April, 2.026 unit pada Mei, dan 2.346 unit sejauh bulan berjalan. Deretan angka itu menunjukkan bahwa L60 tetap menjadi tulang punggung penting bagi Onvo di pasar kendaraan listrik menengah China.
